daerah

TMMD ke-129 Ditutup, Pesan 0612/Tasikmalaya: Bangunan Boleh Selesai, Gotong Royong Jangan Berhenti

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:00 WIB
Kodam Siliwangi dan Kodim Tasikmalaya 0612 Tasikmalaya bersama Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin saat menutup kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Lapangan Desa/Kecamatan Parungponteng. (Dok. Humas Kodim)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi berakhir. Namun, bagi Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., berakhirnya program bukan berarti berakhir pula tanggung jawab terhadap hasil pembangunan.

Justru setelah palu penutupan diketuk, masyarakat memiliki tugas penting: menjaga dan merawat apa yang telah dibangun bersama. Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan utama Imvan saat penutupan TMMD ke-129 di Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (13/8/2026).

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, program tersebut menghasilkan berbagai pembangunan fisik maupun nonfisik yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga: Tak Sekadar Bangun Desa, TMMD Kodim 0612 Tasikmalaya Cetak Pelajar Melek Teknologi

Mulai dari pembukaan akses jalan, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), pembangunan sumur bor, Tembok Penahan Tanah (TPT), hingga pemasangan listrik gratis.

Namun, bagi Imvan, keberhasilan TMMD tidak semata-mata ditentukan oleh berapa kilometer jalan yang selesai atau berapa banyak fasilitas yang dibangun.

Lebih dari itu, nilai utama program terletak pada bagaimana TNI dan masyarakat bekerja bersama sejak awal hingga pembangunan selesai.

“Artinya butuh perawatan. Kita membangun, masyarakat desa menjaga dan merawatnya,” tegas Imvan.

 Baca Juga: TMMD Tak Hanya Bangun Jalan, Kodim 0612 Tasikmalaya Bentengi 220 Pelajar dari Ancaman Narkoba

Jalan Dua Kilometer Lebih, Bukan Satu-satunya Hasil

Dari sisi pembangunan fisik, TMMD ke-129 meninggalkan sejumlah hasil yang langsung bersentuhan dengan kehidupan warga Parungponteng.

Akses jalan baru sepanjang lebih dari dua kilometer berhasil dikerjakan. Selain itu, lima rumah warga mendapatkan rehabilitasi, sumur bor dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih, TPT dikerjakan untuk mendukung infrastruktur lingkungan, serta sejumlah rumah memperoleh pemasangan listrik gratis.

Bagi masyarakat desa, hasil tersebut bukan sekadar bangunan baru. Akses jalan dapat membuka konektivitas, sumur bor menjawab persoalan air bersih, sementara rumah yang direhabilitasi memberikan tempat tinggal yang lebih layak.

Pembangunan tersebut sekaligus diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan memperbaiki kualitas hidup warga.

Halaman:

Tags

Terkini

Polisi dan Warga Lupakan Sekat di Lomba 17-an

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB