Karena itu, keberlanjutan hasil TMMD kini berada di tangan masyarakat.
TNI membangun fondasinya, pemerintah memperkuat dukungannya, dan masyarakat menjaga agar manfaatnya tidak berhenti setelah upacara penutupan.
Cecep pun mengajak seluruh pihak mempertahankan pola kolaborasi tersebut untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan di masa mendatang.
Baca Juga: Challenge Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras Berujung 4 Tersangka, Polisi Ungkap Peran Masing-Masing
“Mari kita terus bersama-sama kolaborasi membangun Indonesia, Jawa Barat dan Kabupaten Tasikmalaya, tentu dengan berharap ridho Allah SWT,” ajaknya.
Pada akhirnya, TMMD ke-129 meninggalkan pelajaran yang lebih besar daripada sekadar jalan baru, rumah yang telah diperbaiki atau sumur bor yang mengalirkan air.
Dari desa, pembangunan menunjukkan bahwa ketika TNI, pemerintah dan masyarakat menyatukan langkah, keterbatasan dapat diubah menjadi kekuatan.
Dan ketika program telah ditutup, semangat gotong royong itulah yang diharapkan tetap hidup.***
Artikel Terkait
Seleksi Sekda Kabupaten Tasikmalaya Masuk Tahap Asesmen, Empat Kandidat Bersaing Ketat
Sekda Dinilai Jadi Penentu Efektivitas Pemerintahan Daerah Kabupaten Tasikmalaya
Rapat Memanas, DPRD Kabupaten Tasikmalaya Temukan Pasal Perbup yang Bertentangan dengan Pergantian Dewas RSUD
Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Gelar Festival 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Libatkan Ratusan SMP
Trombolisis Perdana di RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Selamatkan Dua Pasien Stroke
SK Dewas RSUD KHZ Musthafa Dipersoalkan, DPRD Kabupaten Tasikmalaya Soroti Dasar Pemberhentian
Ribuan Warga Tumpah Ruah, Bulan Bung Karno Jadi Panggung Kebersamaan di Kabupaten Tasikmalaya
PDIP Rolling AKD DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Lima Anggota Pindah Komisi
TPID Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Mitigasi El Nino, Bank Indonesia Fokus Jaga Inflasi Daerah
Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya Meriah, Ratusan UMKM hingga Konser ST12 Siap Dongkrak Ekonomi Rakyat