JAKARTA, Mediapriangan.com - Perjalanan KRL Lintas Tangerang mengalami keterlambatan pada Kamis, 20 Agustus 2026 pagi, setelah sebuah sepeda motor tertemper rangkaian kereta di jalur antara Stasiun Rawa Buaya dan Stasiun Batu Ceper.
Insiden tersebut menewaskan seorang pelajar yang berada di sekitar lokasi kejadian. Peristiwa ini kemudian menyita perhatian setelah rekaman proses evakuasi beredar di media sosial.
KAI Commuter mengonfirmasi insiden tersebut melalui akun media sosial X, @CommuterLine. Dalam keterangannya, gangguan perjalanan terjadi karena petugas harus mengevakuasi kendaraan yang menghalangi jalur sekaligus melakukan pemeriksaan terhadap rangkaian kereta.
Baca Juga: 5 Ton Rendang dari Sumbar untuk Korban Gempa NTT, Terinspirasi Bantuan Saat Bencana 2009
"Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Lintas Tangerang sehubungan KA 1914A (Duri-Tangerang) tertemper sepeda motor di antara Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper," tulis KAI.
"Perjalanan Commuter Line saat ini masih dalam proses evakuasi kendaraan sepeda motor yang menghalangi jalur dan pengecekam rangkaian KA," tambahnya.
KAI Commuter juga meminta penumpang mengikuti informasi serta arahan petugas selama proses penanganan berlangsung.
"Pembaruan informasi diupdate seiring dengan perkembangan di lokasi," tambahnya.
Baca Juga: Ansor dan Akademisi NU Tasikmalaya Kritik Undangan KDM ke Syuriah NU Jelang Muktamar
Pelajar Tewas di Sekitar Tembok Pembatas Rel
Informasi mengenai kecelakaan tersebut menyebut korban merupakan seorang pelajar asal wilayah Kalideres. Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.20 WIB di sekitar jalur kereta yang menghubungkan kawasan Rawa Buaya dan Batu Ceper.
Lokasi kejadian disebut berada di sekitar tembok pembatas jalur rel di wilayah Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.
Akun Instagram @warga.jakbar menyebut lokasi kejadian berada di sekitar area tembok yang berlubang.