daerah

Karhutla Kalimantan dan Sumatera Picu Jerebu di Malaysia, Upin dan Ipin Ikut Serukan Warga Pakai Masker

Rabu, 9 September 2026 | 21:31 WIB
Jerebu imbas karhutla Kalimantan dan Sumatera meluas ke Malaysia. Upin dan Ipin ikut mengajak warga memakai masker dan menjaga kesehatan. (Instagram/ditsamaptapoldakalsel14 - upinipinofficial - info.kotim)

Mediapriangan.com - Kabut asap akibat karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia mulai menjadi perhatian di kawasan Asia Tenggara. Asap dari kebakaran di Kalimantan dan Sumatera dilaporkan terbawa angin hingga mencapai sejumlah wilayah negara tetangga.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat Malaysia yang terdampak jerebu. Situasi kualitas udara yang memburuk bahkan turut mendapat perhatian dari karakter animasi populer Upin dan Ipin.

Melalui akun Instagram resmi @upinipinofficial, Les' Copaque Production mengunggah poster edukasi pada Rabu, 9 September 2026. Dalam materi tersebut, Upin dan Ipin digambarkan mengenakan masker medis.

Baca Juga: Kasus Guru Ngaji di Cilacap Terbongkar, 24 Korban Ungkap Pelecehan Seksual Selama 8 Tahun

Pesan yang disampaikan berisi sejumlah langkah untuk menjaga kesehatan ketika jerebu melanda.

"Mari amalkan langkah mudah untuk kekal sihat dan selamat semasa jerebu," kata Upin dan Ipin dalam imbauannya.

Edukasi Upin dan Ipin tersebut mencakup anjuran mengurangi paparan langsung sinar matahari, mencukupi kebutuhan air putih, menjaga daya tahan tubuh, menggunakan masker ketika beraktivitas, serta menjaga kebersihan diri.

Keterlibatan Upin dan Ipin dalam menyampaikan pesan kesehatan muncul ketika jerebu semakin menjadi perhatian publik di Malaysia akibat sebaran asap karhutla.

Baca Juga: MUKOTA V KADIN Kota Tasikmalaya Siap Digelar, Dua Calon Ketua Berebut Kursi Pimpinan

Jerebu Berdampak pada Malaysia

Sejumlah wilayah Malaysia, terutama kawasan yang berdekatan dengan perbatasan Indonesia seperti Negara Bagian Sarawak, menghadapi penurunan kualitas udara.

Jerebu yang berasal dari asap karhutla dilaporkan membuat kondisi udara berada pada tingkat sangat tidak sehat hingga berbahaya di sejumlah lokasi.

Situasi tersebut berdampak pada aktivitas masyarakat. Otoritas setempat bahkan sempat mengambil langkah dengan meliburkan ratusan sekolah yang berada di wilayah terdampak.

Pemerintah Malaysia juga memberlakukan status darurat kabut asap di sejumlah distrik sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini