Bagi Asdar, perjalanan menuju sekolah harus dilalui dengan menyeberangi sungai hingga empat kali. Medan yang licin dan guyuran hujan menjadi bagian dari perjalanan yang tetap harus dihadapinya.
Cerita tersebut pun memperlihatkan sisi lain perjuangan anak-anak di pedalaman untuk mendapatkan pendidikan. Asdar memilih tetap melanjutkan perjalanan meski akses menuju sekolah mengharuskannya melewati medan yang tidak mudah.
Kisah siswa pedalaman Nias itu kini menjadi perhatian setelah video perjuangannya beredar luas di media sosial.***