Baca Juga: Rating Bank BJB Turun, NPL Tembus 3,3 Persen dan Pencadangan Makin Tertekan
“Dan di situlah plot twist-nya dimulai. Karena sudah terlanjur masuk SPBU, mau mundur tidak bisa, mau putar balik juga tidak mungkin. Apalagi indikator bar sudah mentok. Jadi pilihannya cuma satu: bertahan sampai bensin datang,” sambungnya.
Harapan kembali muncul ketika dua mobil tangki tiba sekitar pukul 10.30 Wita. Pengendara mengira kedatangan armada tersebut akan segera mengakhiri penantian panjang.
“Sekitar jam 10.30 Wita, akhirnya datang dua mobil tangki. Ku pikir, ‘Nah, ini dia penyelamatnya!’” tuturnya.
Namun, kedatangan mobil tangki belum langsung membuat antrean BBM bergerak. Pasokan yang dibawa masih harus dipindahkan terlebih dahulu ke tangki penyimpanan SPBU.
Baca Juga: Rating Bank BJB Turun Jadi idAA-, NPL Naik dan PEFINDO Soroti Tekanan Kualitas Aset
Proses Bongkar Muat Tambah Waktu Tunggu
Menurut pengunggah, proses pemindahan BBM dari mobil tangki ke tangki SPBU memerlukan waktu sekitar satu jam untuk setiap truk.
“Ternyata proses pengisian dari mobil tangki ke tangki SPBU membutuhkan waktu sekitar satu jam per truk. Jadi, setelah menunggu kedatangan dua mobil tangki, masih harus menunggu proses pengisian selesai,” jelasnya.
Situasi tersebut membuat perkiraan waktu antrean yang semula hanya sekitar dua setengah jam meleset jauh. Kendaraannya baru mendapatkan BBM menjelang siang.
“Akhirnya, mobilku baru benar-benar diisi bensin sekitar jam 12.45 Wita. Estimasi awal (antre) 2,5 jam, realita 9 jam. What a day,” pungkasnya.
Baca Juga: Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 103 Orang Dievakuasi, Pencarian SAR Berlanjut
Aturan Ganjil-Genap Diterapkan di SPBU Sulsel
Di tengah panjangnya antrean BBM, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengambil langkah untuk mengurangi penumpukan kendaraan di SPBU.
Salah satu kebijakan yang diberlakukan adalah sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM subsidi. Aturan tersebut diterapkan berdasarkan nomor pelat kendaraan dan berlaku di seluruh SPBU di wilayah Sulawesi Selatan.