daerah

Kebakaran Lahan di Lingkar Gentong Tasikmalaya Picu Asap Tebal, Jarak Pandang Pengguna Jalan Terganggu

Rabu, 16 September 2026 | 17:36 WIB
Kebakaran lahan di Lingkar Gentong Tasikmalaya menimbulkan asap yang mengganggu jarak pandang pengguna jalan, Selasa 15 September 2026. (Dok. Pemkab Tasikmalaya.)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Kepulan asap sempat mengganggu jarak pandang pengguna jalan di kawasan Lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, setelah kebakaran lahan terjadi pada Selasa, 15 September 2026.

Kebakaran lahan tersebut berlangsung di kawasan Jalan Nasional III atau Lingkar Gentong, Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. Peristiwa dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.20 WIB.

Asap yang muncul dari area terbakar menjadi perhatian karena lokasi kebakaran berada di sekitar jalur yang digunakan kendaraan untuk melintas.

Kondisi tersebut berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan, terutama ketika jarak pandang menurun akibat kepulan asap.

Baca Juga: Asap Hitam Kebakaran Pabrik Lampu Tangerang Membubung hingga Bandara Soetta, 3 Blok Gudang Terbakar

Informasi awal menyebut kebakaran lahan diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah di area bahu jalan.

Api yang semula berada di satu titik kemudian diduga tidak terkendali dan merambat menuju bagian lahan lainnya. Vegetasi serta kondisi lahan yang mudah terbakar membuat api berpotensi meluas.

Mengetahui kejadian tersebut, Pusdalops PB BPBD Kabupaten Tasikmalaya bersama petugas Pemadam Kebakaran atau Damkar, BBPJN, dan Polsek langsung bergerak menuju lokasi.

Petugas kemudian melakukan pemadaman untuk menghentikan penyebaran api. Penanganan juga dilakukan dengan memeriksa area sekitar guna memastikan tidak ada titik api lain yang dapat kembali memicu kebakaran lahan.

Baca Juga: Kebakaran Gunung Bromo Meluas ke Jemplang, Pengunjung Bromo Hillside Panik Saat Api Mendekat

Setelah sekitar satu jam penanganan, api akhirnya berhasil dikendalikan. Kebakaran dinyatakan padam sekitar pukul 16.30 WIB.

Petugas tidak langsung meninggalkan lokasi setelah api padam. Pemeriksaan dan pemantauan tetap dilakukan pada area terdampak untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala.

Kejadian di Lingkar Gentong tersebut kembali menjadi perhatian terhadap aktivitas pembakaran di lahan terbuka, khususnya ketika kondisi sekitar kering dan terdapat banyak vegetasi yang mudah terbakar.

Halaman:

Tags

Terkini