Cerita Rinto Penumpang KM Virgo Selamat, Bertahan di Sisi Kapal Pakai Pelampung hingga Dievakuasi

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 14 September 2026 | 19:05 WIB
Rinto, penumpang KM Virgo yang selamat, menceritakan kapal oleng hingga terbalik dan dirinya bertahan memakai pelampung di tengah laut. (Instagram.com/@pendakilawas)
Rinto, penumpang KM Virgo yang selamat, menceritakan kapal oleng hingga terbalik dan dirinya bertahan memakai pelampung di tengah laut. (Instagram.com/@pendakilawas)

 

BANJARMASIN, Mediapriangan.com - Rinto Arahab, 33, menjadi salah satu penumpang KM Virgo Transport 8 yang selamat setelah kapal mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Rinto, penumpang KM Virgo asal Sumatera Selatan, berhasil dievakuasi menggunakan KM Haida menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Minggu malam, 13 September 2026.

Pengalaman tersebut kemudian diceritakan Rinto melalui unggahan Instagram @pendakilawas pada Senin, 14 September 2026. Ia mengungkap situasi yang dialaminya ketika KM Virgo mulai mengalami oleng hingga akhirnya terbalik di tengah laut.

Rinto mengaku perjalanan tersebut dilakukan untuk memenuhi panggilan interview kerja di Kalimantan. Namun, perjalanan yang semula menjadi bagian dari rencana mencari pekerjaan berubah menjadi situasi darurat ketika kapal mengalami kecelakaan.

"Saya ke sini panggilan kerja, Pak. Interview lagi," ungkap Rinto di posko penanganan korban.

Baca Juga: 22 Warga Garut Jadi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, Dua Korban Meninggal Dunia

Bertahan di Kapal dengan Pelampung

Menurut cerita Rinto, insiden terjadi sekitar lima jam setelah kapal berangkat dari Tanjung Perak, Surabaya, menuju Samarinda. Saat itu, kondisi sebagian penumpang masih tertidur.

"Sekitar pukul 02.00 dini hari, dia mendengar suara seperti besi patah," tulis postingan tersebut.

Tak lama setelah mendengar suara tersebut, Rinto merasakan kapal mulai oleng. Ia kemudian berusaha keluar dan segera mengenakan pelampung atau life jacket untuk mengantisipasi kondisi yang semakin membahayakan.

Sekitar dua menit setelah kapal mulai oleng, Rinto kemudian memilih bertahan di sisi kapal. Ia tetap berada di lokasi tersebut sampai KM Virgo akhirnya terbalik.

Kondisi laut saat kejadian juga disebut cukup buruk. Gelombang tinggi membuat situasi penumpang semakin sulit ketika kapal mengalami kecelakaan.

"Saat kejadian, kondisi laut disebut Rinto cukup buruk. Dia mengatakan tinggi gelombang mencapai lebih dari 2 meter," imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X