daerah

Tekan Kasus TB dan Gagal Ginjal Usia Muda, Kemenkes Genjot CKG di Kota Tasikmalaya

Selasa, 22 September 2026 | 14:04 WIB
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, saat menggelar kunjungan kerja bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus di RSUD dr Sukarjo Kota Tasikmalaya, pada Selasa (22/9/2026). (Dok. AMS)

Baca Juga: Kapolda Jabar Soroti Geng Motor di Kota Tasikmalaya, Kenakalan Remaja Diminta Jadi Perhatian Semua Pihak

Pemerintah mengejar sisa target tersebut dalam tiga bulan terakhir dengan menyiapkan alokasi anggaran khusus pencegahan di bawah Ditjen P2P Kemenkes, didukung kolaborasi lintas sektor hingga tingkat Puskesmas.

Sementara itu, kata dia, hingga September 2026, capaian penjangkauan program CKG secara nasional telah menembus 100 juta orang, meningkat pesat dibanding capaian tahun lalu sebanyak 70 juta orang. Kemenkes optimistis target 130 juta orang bakal terlampaui pada akhir Desember mendatang.

CKG Tembus 100 Juta Peserta, RSUD dr Sukarjo Kota Tasikmalaya Perkuat Layanan Hulu

Direktur RSUD dr Sukarjo, dr. Budi Tarmidi MMRS., menyambut positif penguatan fungsi pencegahan ini. Menurutnya, pembiayaan kesehatan nasional selama ini menyerap anggaran sangat besar untuk penyakit katastropik yang dampaknya merusak kondisi sosial-ekonomi keluarga.

Baca Juga: Bakesbangpol Jabar Gelar Seminar Ekonomi Rancage di Kota Tasikmalaya, Bahas Strategi Ketahanan Ekonomi Daerah

"Strateginya memang harus di hulu, yaitu promotif dan preventif, baru kemudian kuratif. Kata kuncinya adalah tahu dulu kondisi kesehatannya sejak dini. Jangan sampai kita terus melihat anak di bawah 30 tahun harus bergantung pada mesin cuci darah hingga kehilangan produktivitasnya," ujar Budi

Guna mendukung penguatan kesehatan masyarakat secara holistik, kata Budi, RSUD dr Sukarjo kini terus melakukan ekspansi layanan medis untuk penyakit katastropik, mencakup penanganan kanker, jantung, stroke, nefrologi, hingga kesehatan ibu dan anak.

"Adanya Integrasi antara deteksi dini di tingkat Puskesmas melalui CKG dan kesiapan penanganan di rumah sakit daerah diharapkan dapat meningkatkan angka harapan hidup sekaligus melindungi kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan," ujar Budi.***

Halaman:

Tags

Terkini