daerah

172 Peserta PPDS FK Unair Diduga Keracunan Makanan, Sampel Diperiksa dan Pradik Diliburkan

Selasa, 29 September 2026 | 10:42 WIB
Ilustrasi - 172 peserta PPDS FK Unair mengalami gangguan kesehatan saat Pradik. Dugaan keracunan makanan masih diperiksa di RSUD Dr Soetomo. (Ilustrasi AI: Indoindikator.com)

 

SURABAYA, Mediapriangan.com - Kegiatan pra-pendidikan atau Pradik Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (PPDS FK Unair) di RSUD Dr Soetomo Surabaya dihentikan sementara untuk Selasa, 29 September 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah 172 peserta dari total 289 peserta Pradik mengalami gangguan kesehatan berupa mual, muntah dan atau pusing saat kegiatan berlangsung pada Senin, 28 September 2026.

Pemeriksaan terhadap penyebab kejadian masih berlangsung. RSUD Dr Soetomo mengambil sampel makanan yang dikonsumsi peserta serta melakukan pemeriksaan rectal swab untuk menelusuri sumber gangguan kesehatan tersebut.

Baca Juga: 2 Napi Koruptor PT Timah Ditemukan di Rumah Mewah Lapas Cibinong, Identitasnya Diungkap Dirjenpas

Sampel kemudian dikirim ke Puslabfor Polda Jawa Timur, Laboratorium Kesehatan Masyarakat atau Labkesmas, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM.

Dugaan sementara mengarah pada makanan yang dikonsumsi peserta selama kegiatan. Namun, keracunan makanan belum dapat ditetapkan sebagai penyebab pasti sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar.

“Dugaan sementara gangguan kesehatan tersebut berasal dari makanan yang dikonsumsi peserta dalam kegiatan tersebut,” demikian keterangan RSUD Dr. Soetomo.

Kegiatan Pradik yang diikuti ratusan peserta tersebut berlangsung di Gedung Pusat Diagnostik Terpadu atau GPDT lantai 7 RSUD Dr Soetomo. Dari pendataan sementara, lebih dari separuh peserta mengalami keluhan kesehatan setelah mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga: PKH dan BPNT Tahap 4 Segera Cair, Cek Nominal dan Cara Daftar Bansos Oktober-Desember 2026

Penanganan medis langsung dilakukan terhadap peserta yang membutuhkan pertolongan. Sebanyak enam peserta mendapatkan penanganan di RSUD Dr Soetomo. Empat orang menjalani penanganan medis, sedangkan dua lainnya menjalani observasi.

Keenam peserta tersebut telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan. Sementara itu, satu peserta lainnya mendapatkan penanganan di RSAL dan satu peserta ditangani di RSUD dr Soewandhie.

RSUD Dr Soetomo mengarahkan peserta yang mengalami gejala dan membutuhkan pemeriksaan untuk segera menuju Instalasi Gawat Darurat atau IGD. Peserta dengan keluhan ringan dan masih dapat beraktivitas diminta melakukan observasi mandiri serta memantau perkembangan kondisi kesehatannya.

Baca Juga: 55 Warga Binaan Lapas Cibinong Diperiksa, Nama Ferdy Sambo Muncul dalam Investigasi Klaster Rumah Mewah

Halaman:

Tags

Terkini