daerah

Program Jabar Sakola Disiapkan untuk Tekan Putus Sekolah di Jawa Barat, Ada 4 Skema Bantuan untuk Siswa

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:24 WIB
Disdik Jabar menyosialisasikan Program Jabar Sakola dengan empat skema bantuan pendidikan untuk membantu siswa rentan dan menekan putus sekolah. (Dok. Disdik jabar)

Baca Juga: Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Gelar Festival 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Libatkan Ratusan SMP

Khusus siswa pada jenjang SLB swasta, bantuan diberikan kepada seluruh siswa tanpa mempertimbangkan kategori desil ekonomi.

Ketiga, PJS Sekolah Swasta Kerja Sama atau SSK. Skema ini mencakup pembiayaan Dana Sumbangan Pendidikan atau DSP serta subsidi SPP setiap bulan.

Sasarannya adalah siswa SMA dan SMK swasta yang sekolahnya telah menjalin kerja sama atau MoU dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejak pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB.

Keempat, PJS Mitra Industri. Berbeda dengan tiga skema sebelumnya, program ini berupa beasiswa pendidikan penuh bagi siswa terpilih yang berkesempatan menempuh pendidikan di kawasan SMK Mitra Industri di Bekasi.

Baca Juga: UPI Tasikmalaya dan Komunitas Ngejah Latih 56 Guru PAUD Manfaatkan Artificial Intelligence untuk Buku Cerita

Siswa penerima akan memperoleh pembiayaan selama tiga tahun hingga menyelesaikan pendidikan. Program tersebut sekaligus diarahkan untuk membekali siswa agar memiliki kesiapan memasuki dunia kerja.

Ketepatan sasaran menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Program Jabar Sakola. Karena itu, Disdik Jabar meminta jajaran Kantor Cabang Dinas melakukan verifikasi langsung terhadap data calon penerima di wilayah masing-masing.

Kepala Bidang PSMA Disdik Jabar, Ai Nurhasan, menegaskan proses tersebut diperlukan agar bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.

Baca Juga: PCMB Jawa Barat Diperpanjang hingga 11 Juni 2026, Pemetaan Calon Murid Baru dan SPMB Segera Berlanjut

"Rekan-rekan di cabang dinas akan turun langsung memverifikasi data. Ini untuk memastikan bahwa program bantuan tersebut disalurkan secara tepat kepada warga Jawa Barat yang benar-benar berhak menerimanya," tegasnya.

Dengan mekanisme pendataan dan verifikasi tersebut, pemerintah daerah berharap Program Jabar Sakola dapat menjadi salah satu upaya mengurangi risiko putus sekolah akibat persoalan biaya.

Empat skema yang disiapkan juga memberikan pilihan bantuan berdasarkan kondisi siswa, mulai dari kebutuhan personal, biaya sekolah, subsidi bagi sekolah swasta kerja sama hingga pembiayaan pendidikan penuh melalui program mitra industri.***

Halaman:

Tags

Terkini