Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya itu berharap, musibah tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, terutama dalam meningkatkan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran.
Ia menilai keberadaan mobil damkar di setiap kecamatan akan membantu petugas menjangkau lokasi kejadian lebih cepat sehingga risiko meluasnya kebakaran dapat ditekan.
Menurut Cecep, sejumlah kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Tasikmalaya semestinya menjadi perhatian serius. Di antaranya kebakaran di Desa Parumasan dan Cukangkawung, Kecamatan Sodonghilir, serta kejadian di Desa Girimukti dan Desa Pedangkamulyan, Kecamatan Bojonggambir.
Baca Juga: KPK OTT BNPB, 14 Orang Termasuk Rustian Diamankan, Uang Rp1,4 Miliar dan Emas Disita
“Konkret kami, dalam momentum pembahasan APBD 2027, sudah saatnya pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengalokasikan anggaran untuk pengadaan mobil pemadam kebakaran di setiap kecamatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pengadaan armada damkar bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan kebutuhan untuk melindungi masyarakat dan mengurangi risiko kerugian akibat kebakaran.
Selain mendorong pemerintah daerah, Cecep mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hendak meninggalkan rumah. Pemeriksaan instalasi listrik, kompor gas, dan tungku perlu dilakukan untuk mengantisipasi sumber pemicu kebakaran.
“Kami juga berpesan kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati. Ketika mau meninggalkan rumah, cek listrik, kompor gas, dan tungku yang dapat menyebabkan kebakaran,” ajaknya.
Dalam kunjungan tersebut, Cecep didampingi Kepala Desa Pedangkamulyan Romansyah serta pengurus APDESI Kecamatan Bojonggambir. Ia menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa warga dan berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama masa pemulihan.
Kini, selain pemulihan kondisi warga terdampak, perhatian juga tertuju pada komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran.
Fraksi Gerindra berharap pengadaan mobil damkar di setiap kecamatan dapat menjadi prioritas dalam RAPBD 2027 sehingga penanganan kebakaran di wilayah Kabupaten Tasikmalaya bisa lebih cepat dan efektif.***