Dua korban lainnya mengalami luka bakar serius dan mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Kepolisian masih mendalami penyebab kebakaran serta urutan kejadian yang membuat para petugas dan relawan terjebak. Hingga Jumat, 16 Oktober 2026, faktor pasti yang menyebabkan jatuhnya korban belum diketahui.
Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Meluas, Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional, Ini Alasannya
Keselamatan Tim Pemadam Menjadi Perhatian
Insiden di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memperlihatkan besarnya risiko pemadaman karhutla, terutama ketika api meluas di tengah perubahan cuaca dan kondisi medan yang sulit.
Evaluasi terhadap pemantauan arah angin, komunikasi antarpersonel, jalur evakuasi, serta penerapan prosedur keselamatan menjadi bagian penting dalam penanganan kejadian serupa.
Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap kondisi yang menyebabkan enam orang terjebak dalam operasi pemadaman di kawasan Probolinggo tersebut.***