Mediapriangan.com - Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengambil langkah cepat untuk menangani jemaah haji asal Kabupaten Tasikmalaya yang kesulitan mendapat pasokan makanan.
Tak tanggung-tanggung, kebijakan Ade Sugianto orang nomor satu di Kabupaten Tasikmalaya ini, menyediakan makanan bagi sekitar 1.600 jemaah haji, selama tiga hari di pemondokan Mahbas Jin, Makkah, Saudi Arabia.
Hal itu dilakukan Ade Sugianto, menyusul kebijakan pihak muassasah Saudi Arabia yang menghentikan pelayanan konsumsi bagi para jemaah haji sejak tanggal 25 Juni hingga 3 Juli 2023.
Alhasil, ribuan jemaah haji asal Kabupaten Tasikmalaya ini tidak perlu ngantre di restoran atau kedai/warung makanan.
Mereka mendapatkan paket makan dan minum untuk selama tiga hari dengan jatah dua kali makan, pagi dan sore.
Berbeda dari jemaah haji asal kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat. Mereka harus ngantre membeli makanan menggunakan living cost dari pemerintah Indonesia.
"Langkah cepat Bupati Tasikmalaya ini sangat positif di tengah-tengah jemaah haji membutuhkan konsumsi sebagai energi menjalankan ritual ibadah," kata Petugas Haji Daerah (PHD) Jawa Barat untuk Kabupaten Karawang, Deden Nurul Hidayat melalui saluran telepon, Minggu, 2 Juli 2023.
Dia menilai, kebijakan Bupati Ade Sugianto sangat luar biasa dengan memuliakan para tamu Allah SWT, sehingga para jemaah haji ini merasakan kenyamanan tanpa harus pusingkan untuk mencari dan membeli makanan.
"Saya koordinasi dengan rekan-rekan sesama PHD, ternyata semua mengakui jika Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah mengambil langkah strategis demi melayani jemaah haji asal daerahnya," ujar Deden Nurul Hidayat.
Baca Juga: Hari Bhayangkara Ke 77, Sinergi Polres Banjar dan Pemerintah Kota Banjar Mewujudkan Pemilu Damai
Menurutnya, penghentian layanan konsumsi jemaah haji dari pihak muasasah, merupakan sesuatu yang sangat bisa dipahami dan maklum adanya.