Mediapriangan.com - Gelombang pasang/banjir rob menerjang pesisir pantai laut selatan Kabupaten Tasikmalaya hingga ketinggian 7-11 feet atau 2,1-3,3 meter, Selasa, 30 Agustus 2022.
Meski tidak ada korban jiwa, namun sejumlah fasilitas publik di beberapa obyek daya tarik wisata (ODTW), mengalami kerusakan cukup serius akibat terendam banjir rob.
Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Cipatujah, Ryan Andriana Putra menyebutkan, banjir rob terjadi selama hampir satu jam mulai pukul 10.00 hingga 11.00.
Baca Juga: Dukung 30.000 UMKM BUMN Go Online, Kementerian BUMN Berikan Pelatihan Online Gratis
"Saya tadi sedang memantau ODTW Taman Lengsar, kumudian muncul gelombang pasang mencapai 7-11 feet atau 2-3 meter lebih. Sehingga air masuk ke areal objek wisata dan merendam sejumlah kios warga serta lahan parkir," kata Ryan.
Akibat banjir rob ini terang Ryan, ada beberapa fasilitas publik dan milik warga setempat yang rusak akibat diterjang gelombang pasang dan terendam air laut.
"Kami bersama rekan-rekan relawan penanggulangan bencana, Pokdarwis atau Kompepar dan masyarakat, terus memantau situasi terakhir sambil menginventarisasi jumlah kerugian materi," tutur Ryan.
Dia menyebutkan, selain di ODTW Taman Lengsar Desa Sindangkerta Kecamatan Cipatujah, banjir rob juga menerjang kawasan objek wisata dan ODTW lain.
Diantaranya, ujar Ryan, Dermaga Pamayang Cipatujah, Dermaga Cimanuk Cikalong dan ODTW Pasanggrahan Cipatujah.
Menurutnya, sebelum kejadian banjir rob, pihaknya sudah menyampaikan informasi dari BMKG terkait gelombang pasang yang berpotensi banjir rob.
Baca Juga: Di Usia Luna Maya Ke-39 Tahun, Ada Kesan Sedih dan Bahagia Tergambar Sangat Mendalam
Sehingga kata dia, saat kejadian masyarakat sudah meminimalisasi aktivitas di objek-objek wisata termasuk nelayan yang berlayar.