Gempa NTT M 7,7 Guncang Labuan Bajo, Air Laut Sempat Surut dan Pengunjung Hotel Berlarian

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:25 WIB
Gempa NTT M 7,7 membuat pengunjung hotel Labuan Bajo berlarian. Air laut sempat surut dan warga diminta menuju dataran tinggi. (Threads/maulidyamrn)
Gempa NTT M 7,7 membuat pengunjung hotel Labuan Bajo berlarian. Air laut sempat surut dan warga diminta menuju dataran tinggi. (Threads/maulidyamrn)

 

NUSATENGGARATIMUR, Mediapriangan.com - Suasana di sebuah hotel di Labuan Bajo berubah panik ketika gempa NTT berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026 sekitar pukul 04.58 WIB.

Sejumlah pengunjung hotel langsung bergerak menuju lobi untuk mencari lokasi yang dianggap lebih aman. Kepanikan semakin terasa setelah gempa susulan masih terjadi beberapa kali.

Situasi tersebut terekam dalam sejumlah video yang kemudian dibagikan melalui media sosial. Salah satu pengunjung juga mengungkap perubahan kondisi laut di sekitar hotel yang disebut sempat surut.

Baca Juga: Viral Peternak Ungkap Dugaan Permintaan Telur Hampir Busuk dari Dapur MBG, Harga Nota Disebut Dimarkup

Pengunjung Hotel Labuan Bajo Berlarian

Tiga video yang diunggah akun Threads @maulidyamrn memperlihatkan kepanikan pengunjung saat gempa NTT terjadi.

Dalam rekaman tersebut, para tamu terlihat meninggalkan kamar dan berkumpul di area lobi hotel. Mereka memilih berada di tempat terbuka sembari menunggu kondisi lebih aman.

Pemilik akun kemudian memperlihatkan kondisi laut yang berada tidak jauh dari lokasi hotel. Menurut keterangannya, perubahan permukaan air laut mulai terlihat setelah gempa susulan terjadi.

Baca Juga: Pekan QRIS Nasional 2026 di Kota Tasikmalaya Makin Luas, QRIS Masuk Layanan Publik hingga Pesantren

“Gempa di Labuan Bajo. Sebelum ada gempa susulan, air laut belum surut, begitu gempa susulan berlanjut air laut mulai surut. Stay safe everyone!” tulisnya pada keterangan unggahannya.

Ia kembali menjelaskan kondisi yang dilihatnya setelah merekam keadaan laut.

“Tadi pagi masih enggak surut lho divideoin, sumpah ini langsung surut,” lanjutnya.

Pengalaman tersebut menjadi perhatian karena air laut surut terjadi setelah kawasan tersebut diguncang gempa NTT dan masih merasakan sejumlah gempa susulan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polisi dan Warga Lupakan Sekat di Lomba 17-an

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB
X