"Bahaya napza terutama narkotika setiap saat mengintai kehidupan kita, maka bentengi diri masing-masing dengan iman, ilmu atau pemahaman yang baik terkait bahaya napza, serta terus memotivasi diri agar kelak menjadi manusia berkualitas dan bermanfaat bagi bangsa," tutur Eko.
Sederet kasus pidana penyalahgunaan narkotika di Indonesia, terang dia, tidak jarang kalangan pelajar menjadi korbannya.
Baca Juga: Hacker Bjorka Ancam Bobol Data MyPertamina, Di Tengah Maraknya Demo Menolak Kenaikan Harga BBM
"Beragam cara untuk menghancurkan generasi bangsa, sehingga Indonesia yang memiliki bonus demografi nanti, menjadi negara yang mundur dan tertinggal," ujarnya.
Sementara itu, Salsabila, salah seorang pelajar SMP Negeri 1 Singaparna mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi tentang napza.
Ia berharap, pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan napza, masif disosialisasikan bagi seluruh kalangan pelajar.
Baca Juga: 10 Link Twibbon Hari Perhubungan Nasional 17 September 2022, Desain Keren dan Gratis
"Yang dibutuhkan juga adalah pengawasan dari semua pihak. Tapi, pengawasnya juga harus diawasi sehingga tidak jadi pengedar narkotika, seperti yang sering saya baca di media elektronik," katanya.***