"Para peserta dibekali wawasan untuk menolak isu sara, berita bohong, ujaran kebencian dan lain-lain yang dapat merusak kualitas demokrasi ," kata dia.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Beberkan Cara Jabar Merespon Disrupsi Dunia
"Pemilu yang jujur dan adil, harus dimulai dari awal tahapan hingga akhir proses," sambung Sutarno.***