Dia menyebutkan, para pemenang juara 1, 2 dan 3 tingkat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, akan diikutsertakan pada perlombaan yang sama di tingkat DPD PDI Perjuangan Jawa Barat pada tanggal 25 September 2022 nanti.
Adapun kriteria yang diperlombakan adalah, bahan pangan lokal non beras (sumber karbohidrat dan protein/lauk pauk).
Kemudian resep makanan berbahan lokal untuk bayi di bawah dua tahun (baduta) untuk generasi emas Indonesia.
Sementara untuk peserta lomba yang terlibat kata dia, adalah masyarakat umum, pelaku UMKM, kader PKK, kader posyandu dan lain-lain.
Baca Juga: Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Rangkul Organisasi Perempuan Pastikan Pemilu 2024 Berintegritas
"Untuk pemenang lomba tingkat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, juara 1 menyajikan sushi nori daun singkong dan nasi goreng pisang
"Olahannya mirip nasi goreng, tapi berbahan dasar pisang. Ini muncul dari desa Singajaya Kecamatan Cibalong," tuturnya.
Untuk juara 2 menyajikan oyek bakar teri dari Desa Parung Kecamatan Cibalong. Dan juara 3 menyajikan nugget ayam talas pratama dan sup gurame talas pratama dari Desa Janggal Kecamatan Sukaraja.
Baca Juga: Komisi II DPRD Jabar Terima Audiensi Perhiptani, Tuntut Kesejahteraan THL di Sektor Pertanian
Lebih jauh Aef mengemukakan, tujuan perlombaan tersebut, adalah meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap pangan non beras, meningkatkan edukasi potensi pangan non beras kepada masyarakat, dan meningkatkan kreativitas masyarakat.
Selanjutnya juga untuk mengembangkan dan menciptakan kuliner nusantara berbasis kearifan lokal, peningkatan gizi keluarga dalam rangka mencegah stunting serta peningkatan UMKM.***