“Saya berharap para peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga dapat menjadi duta sebagai ujung tombak dalam upaya pencegahan penggunaan, peredaran dan penyalahgunaan narkotika," harapnya.
Sekda melanjutkan," Narkotika sudah merambah hingga ke desa-desa, sekaligus dapat menjadi garda terdepan dalam penyampaian informasi seputar bahaya penyalahgunaan narkotika baik lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat," lanjutnya.
Sekda menjelaskan, angka prevalensi pengguna narkotika (setahun pakai) berdasarkan hasil survey BNN, BPS dan Badan Riset dan Inovasi Nasional pada tahun 2021 sebesar 1,95% atau 3,66 juta jiwa, mengalami peningkatan 0,15% dari tahun 2019.
"Terjadi peningkatan keterpaparan narkotika pada kelompok umur 15-24 dan 50-64 tahun. Para pelaku memanfaatkan momen pembatasan aktivitas masyarakat pada saat pandemi yaitu dengan transaksi-transaksi online," Katanya.
Sementara, Sekban Kesbangpol Kabupaten Ciamis Dadang Mulyana mengatakan sosialisasi P4GN dan PN ini dalam upaya mengantisipasi penyalahgunaan narkotika dan PN khususnya bagi kalangan pelajar.
Selain itu juga sebagai upaya memberikan pengetahuan tentang bahaya penggunaan obat terlarang atau bahaya penyalahgunaan narkotika lainnya.
Sementara untuk jumlah peserta yang hadir terdiri sebanyak 110 orang pelajar SMP se-eks kewedanaan Ciamis.***