Mediapriangan.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kang Emil), merayakan HUT ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional 2022 Tingkat Provinsi Jabar. Di Plaza Mekarsari Komples Perkantoran Pemda Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (26/11/2022).
Dalam peringatan tersebut kang Emil memimpin doa untuk para guru yang menjadi korban gempa bumi Cianjur. Diikuti oleh sekitar 12.000 guru anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jabar.
"Di tengah kebahagiaan kita berulang tahun ada guru-guru di Cianjur yang menjadi korban gempa, mari kita mendoakan bersama," kata kang Emil. Dilansir dari laman jabarprov.go.id.
Baca Juga: Dibuka Lowongan 60 Jabatan Direksi Rumah Sakit Kemenkes di Indonesia, Simak Persyaratannya
Kang Emil, menyebut gempa berkekuatan Magnitudo 5,6 pada 21 November 2022 lalu menyebabkan sejumlah guru meninggal dunia.
Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur per tanggal 26 November 2022, pukul 16.00, jumlah korban meninggal sebanyak 318 orang, dan yang masih belum ditemukan 14 orang.
"Ada sejumlah guru di Cianjur meninggal dunia akibat gempa," ujarnya.
Baca Juga: Mengenal Profil Aming Prayitno, Sang Pencipta Lambang KORPRI Beserta Maknanya
Selain mendoakan, para guru yang hadir pada acara tersebut juga sepakat memberikan donasi sebagai bentuk empati kepada para korban gempa. Donasi dikoordinir oleh PGRI Jabar dan akan langsung disalurkan.
"Kita harus berempati untuk saudara-saudara kita di Cianjur," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Emil memberikan motivasi kepada guru agar terus berkarya mencerdaskan anak bangsa. Dirinya pun tak memungkiri jabatan yang kini dimilikinya tak lepas dari peran besar guru.
Baca Juga: Link Download Pedoman Peringatan HUT Ke 51 KORPRI Tahun 2022, Cek
Selamat Hari Jadi PGRI dan Guru, lanjut kang Emil, teruslah berkarya, balasan kita adalah pahala dan surga. Saya sebagai pemimpin terus mencari cara menyejahterakan guru karena tidak mungkin saya jadi Gubernur tanpa jasa guru.
Sebagai bentuk perhatian terhadap masa depan guru, Pemda Provinsi Jabar saat ini sudah mengangkat ribuan guru honorer menjadi ASN PPPK.