Mediapriangan.com – KORPRI merupakan wadah untuk menghimpun seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS). Didirikan pada tanggal 29 November 1971.
Sejak itulah, setiap 29 November selalu diperingati hari KORPRI doleh seluruh dinas atau instansi di tanah air.
Pembentukan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) merupakan amanat dari UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN Pasal 126.
Baca Juga: Viral! Vidio TikTok Sekelompok Pria Korban Gempa Cianjur Memakai Pakaian Wanita
Selain itu, KORPRI dibentuk atas dasar PP 42 tahun tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil, dan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 tahun 1971 tentang Korps Pegawai Republik Indonesia.
Ada ciri khas yang melekat pada anggota KORPRI, yaitu seragam wajib baju batik yang berlatar biru dan bermotif lambang KORPRI.
Dalam rangka menyambut HUT KORPRI ke-51, sangat pantas untuk mengenal Aming Prayitno, sebagai sosok pencipta lambang KORPRI.
Baca Juga: 5 Jembatan Gantung, Objek Wisata untuk Uji Adrenalin
Dikutip mediapriangan.com dari berbagai sumber, berikut profil Aming Prayitno, sosok dibalik lambang KORPRI yang melekat hingga kini:
Aming Prayitno adalah seorang pelukis kenamaan pada jamannya, ia lahir di Surakarta pada 9 juni 1943 yang menjadi dosen seni rupa di Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia. Kini
berganti nama menjadi Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Dia pernah belajar seni di Belgia, tepatnya di Koninklijk Akademie Voor Schonkunsten Gent pada 1976, dan melanjutkan di STSRI Yogyakarta hingga 1977. Kemudian dilanjutkan mengabdi di STSRI Yogyakarta sebagai dosen seni rupa.
Baca Juga: Daftar 20 Perusahaan di Indonesia Lakukan PHK Karyawan Sepanjang 2022
Aming, namanya disejajarkan dengan seniman seni rupa yang sangat populer, seperti dengan Nyoman Gunarsa, Djokok Pekik, H. Widaayat, Nasirun, G. Sidarta, Soewandi, Edi Sunarso (pematung), Kusnanadi, dan Godod Sutejo.
Dia merupakan seniman yang mempunyai reputasi kuat dalam dunia profesional dan sejarah seni rupa Indonesia. Beberapa penghargaan yang pernah diraihnya yaitu penghargaan seni
lukis terbaik Raden Saleh Prize pada tahun 1972 dan Seni Lukis Terbaik Biennale Seni Lukis Indonesia IV di Jakarta tahun 1980.
Artikel Terkait
Abdullah Azwar Anas Mulai Hari Ini Resmi Menjadi Menpan RB Baru, Simak Profil dan Karier Politiknya
Profil Pevita Pearce Jadi Sorotan, Sebelum Reinkarnasi Jadi Sri Asih
Logo Resmi Peringatan HUT KORPRI 2022 Dengan Tema 'KORPRI Melayani, Berkontribusi dan Berinovasi Untuk Negeri'
Sejarah Peringatan Hari Ulang Tahun Korpri 29 November 2022, dan Link Download Logo HUT KORPRI Ke 51
Pedoman Upacara Bendera Peringatan HUT KORPRI Ke 51 pada 29 November 2022, Simak Naskah Panca Prasetya KORPRI