KH Muhammad Syabandi Kini Menjadi Nama Jalan, Lakpesdam PCNU: Maqbarah Beliau Harusnya Ditata!

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Selasa, 23 Agustus 2022 | 22:28 WIB
Imam Mudofar, Wakil Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) PCNU Kabupaen Tasikmalaya. (Dede Farhan Kamil)
Imam Mudofar, Wakil Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) PCNU Kabupaen Tasikmalaya. (Dede Farhan Kamil)

Mediapriangan.com - Selang sehari nama jalan KH Muhammad Syabandi diresmikan, muncul keinginan masyarakat agar makam atau maqbarah mama Cilenga ini dibangun dan ditata lebih rapih.

Hal itu selain dari sisi estetika terlihat akan jauh lebih indah, juga untuk memberikan kenyamanan serta menambah khusyuk para peziarah yang selama ini datang dengan maksud, dalam istilah Sunda "ngalap barokah".

"Wujud penghormatan serta kecintaan terhadap ulama besar rahim para ulama ini, sejatinya tidak sekedar dijadikan nama jalan, tetapi makam atau maqbarah beliau pun harusnya dibangun dan ditata lebih baik," kata Wakil Ketua Lakpesdam PCNU Kabupaten Tasikmalaya, Imam Mudofar, Selasa, 23 Agustus 2022.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Terima Anggota Banmus DPRD Jabar, Irfan: Tata Cara Keputusan Banmus DPRD Jateng Lebih Ringkas

Dia menyebutkan, mama Cilenga ini selain seorang ulama sekaligus guru dari ulama-ulama besar lainnya di Tasikmalaya, beliau juga adalah seorang waliyullah.

"Banyak referensi yang tidak tersurat, jika mama Cilenga ini adalah seorang waliyullah," ujar Imam.

Lebi lanjut Imam menyebutkan, Selama ini ketokohan dan kemasyhuran beliau, baik di kalangan warga Nahdliyin/NU maupun yang lainnya, jarang diketahui.

Baca Juga: Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional September 2022, Tanggal 4 Jangan Lewatkan!

Bahkan, kata dia, nama kedua santri KH Muhammad Syabandi ini yakni KH Ruhiat Cipasung dan KH Zainal Musthafa Sukamanah, jauh lebih masyhur dari pada nama mama Cilenga.

"Maka, saat ini dalah momentum awal untuk mengenalkan kepada masyarakat luas, khususnya warga Nahdliyin di Kabupaten Tasikmalaya, ihwal keluhuran ilmu, barokah dan karomah KH Muhammad Syabandi yang sampai dengan detik ini masih ada dan dirasakan manfaatnya di tengah-tengah masyarakat," tutur Imam.

Ia berharap, pemerintah menginisiasi serta membuka ruang bagi para agnia, untuk membangun dan menata makam/maqbarah mama Cilenga, sehingga kemudian ramai dikunjungi para peziarah sebagaimana maqbarah para waliyullah lainnya.

Baca Juga: Nama KH Muhammad Syabandi Tersemat Pada Nama Jalan, Benarkah Mama CIlenga Berdarah Raden?

Seperti diberitakan sebelumnya, kemasyhuran nama KH Muhammad Syabandi, pendiri Ponpes Cilenga, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, resmi menjadi nama jalan.

Nyaring suara sirine dan pelepasan balon oleh Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, menandai peresmian Jalan KH Muhammad Syabandi, Senin,  22 Agustus 2022.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X