"Apalagi sekarang, harga BBM kemungkinan akan naik lagi. Belum lagi jika menggunakan tol, maka ongkos jalan akan semakin membengkak. Jika menggunakan kereta api, betapa besar biaya transportasi terpangkas," ujar Cecep.
Atas berbagai pertimbangan itu, lanjut Cecep, pihaknya sudah menyampaikan kepada Kemenhub dan sudah merespon baik. Bahkan Kemenhub meminta Pemkab Tasikmalaya melakukan pemaparan langsung.
Baca Juga: Fantastis, Inilah Harga Jaket Yang Dipakai Nikita Willy
"Kami tengah menyiapkan materi pemaparannya. Mudah-mudahan tidak ada kendala dan stasiun Rajapolah ini segera dapat beroperasi kembali," ucapnya.
Salah seorang pengusaha kerajinan asal Rajapolah, Nurul (36) menyebutkan, pasca stasiun kereta api Rajapolah tidak aktif, ia memilih untuk mengirim barang menggunakan mobil box.
"Kita sewa mobil box dengan harga mahal. Itu pun belum termasuk biaya tol dan parkir," tutur Nurul.
Dia menyebutkan, sempat melakukan pengiriman barang menggunakan kereta api. Namun selain menjadi nambah kerjaan juga biaya.
"Prosesnya ribet dan menyita tenaga. Barang-barang harus kita bawa ke stasiun kereta api di Kota Tasikmalaya. Kita terpaksa harus sewa mobil dari Rajapolah dengan biaya yang tidak sedikit. Pokoknya ribet dan jadi lebih mahal di biaya angkut," ujar dia. ***
Artikel Terkait
Jasa Raharja Beri Santunan Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Bus di Rajapolah
Korban Laka Lantas Di Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, Kembali Ditemukan
Demam Citayam Fashion Week Berdenyut Di Pasar Rajapolah