DMI Award Meriahkan Puncak Permata dan Milad Ke 50 DMI

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Senin, 5 September 2022 | 18:50 WIB
Ketua PW DMI Jawa Barat, KH Achmad Siddiq memotong tumpeng Milad Ke 50 DMI, kepada Bupati Tasikmalaya.  (Dede Farhan Kamil)
Ketua PW DMI Jawa Barat, KH Achmad Siddiq memotong tumpeng Milad Ke 50 DMI, kepada Bupati Tasikmalaya. (Dede Farhan Kamil)

"DMI akan terus bersinergi dengan pemerintah, menyelesaikan permasalahan umat, khususnya bagaimana masjid subur rakyat makmur," ujarnya.

Baca Juga: Dikembangkan Lebih Dari 4 Tahun, Mencuri Raden Saleh Raih Jutaan Penonton Dalam 2 Pekan

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto menegaskan, DMI hari ini membuktikan bahwa berkarya lebih utama daripada hanya bicara bahkan lebih sering mencela. 

Bupati Tasikmalaya, H Ade Sugianto didampingi Ketua PW DMI Jawa Barat KH Achmad Siddiq meninjau produk madu hasil warga masjid di Kecamatan Karangnunggal.
Bupati Tasikmalaya, H Ade Sugianto didampingi Ketua PW DMI Jawa Barat KH Achmad Siddiq meninjau produk madu hasil warga masjid di Kecamatan Karangnunggal. (Dede Farhan Kamil)

"Bagaimana pemikiran kita terjemahkan menjadi sebuah perencanaan. Tidak mudah sebuah rencana diaplikasikan dalam kerja nyata di tengah-tengah masyarakat yang lebih suka mencela, mencari-cari kesalahan yang lain, dari pada bekerja," kata Ade Sugianto. 

Ade menambahkan, pihaknya dengan sangat mudah mengatakan masjid makmur rakyat subur. Tetapi sulit mengaplikasikannya jika tidak ada dukungan masyarakat. 

Baca Juga: Keren, Film Mencuri Raden Saleh Tembus 1 Juta Penonton Hanya Dalam 9 Hari

"Mimpi, jika bupati bercita-cita mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, jika ditinggal rakyat. Maka momentum milad DMI ini, kami mengajak masyarakat untuk tetap bersama "sauyunan" membantu pemerintah membangun Tasikmalaya," tutur dia.

"Saya juga berterimakasih kepada masyarakat, melalui DMI telah bergerak membangun Kabupaten Tasikmalaya maju dari sisi ekonomi," sambung dia. 

Ade menambahkan, Kabupaten Tasikmalaya adalah daerah dengan pendapatan terkecil di Jawa Barat.

Baca Juga: Sinopsis Film Miracle in Cell No. 7 Versi Indonesia, Bikin Nguras Emosi

"Kami hanya memiliki Rp98 Miliar dari Rp3 Triliun APBD. Di tengah-tengah kondisi seperti ini, peran DMI termasuk juga Baznas Kabupaten Tasikmalaya, nyatanya telah menjadi solusi dari kesulitan umat," ucapnya. 

Dia berharap, mudah-mudahan DMI  semakin kompak, jaya dan memberi contoh, bagaimana berbuat alias tidak hanya sekedar pintar bicara.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X