Mediapriangan.com - Bagi para pengguna kendaraan yang melintasi Jalan Pemda Kabupaten Tasikmalaya, akan merasakan sensasi tersendiri.
Jalan Pemda yang sebelumnya bernama Jalan Raya Baypass Bojongkoneng ini, belum lama ini baru selesai dihotmix sepanjang 1,1 kilometer dengan menyedot anggaran pemerintah sekitar Rp4,8 miliar.
Tak hanya mulus, para pengguna Jalan Pemda yang nampak lecir dan rata ini, akan merasakan sensasi bergelombang. Alias tidak rata.
Baca Juga: Hasil Liga Champions 2022/2023, Ajax Mengalahkan Rangers FC Empat Gol Tanpa Balas
"Kalau istilah dalam Bahasa Sunda, ya ancul-anculan. Memang mulus tapi saat melintasi jalan ini jadi gak nyaman, karena bergelombang bagaikan ombak banyu," kata salah seorang pengendara mobil, Ujang (31).
Menurutnya, dalam kondisi tidak buru-buru, penggunaan Jalan Pemda ini memang tidak terlalu berisiko. Namun sebaliknya, pengguna jalan berisiko mengalami kecelakaan jika terburu-buru apalagi jika mengendarai motor.
"Saat ngegas kendaraan, gelombangnya terasa sekali, dan laju kendaraan menjadi tidak setabil," ujarnya.
Baca Juga: Lesu Penumpang Saat Setoran Naik, Polisi Datang Bawa Sembako
Senada dengan Ujang, salah seorang pengendara motor, Ijay (39) mengaku, hampir seluruh bentangan jalan Pemda dari ujung barat hingga timur, bergelombang.
"Heran, kenapa jalan menuju kawasan pusat perkantoran pemerintah ini, kondisinya bergelombang. Apakah disengaja agar penngguna jalan tidak ngantuk? Atau memang pengerjaan jalan ini asal - asalan?" kata Ijay.
Ketidaknyamanan Jalan Pemda ini sempat disentil Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat daerah pemilihan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Arip Rachman.
Baca Juga: Sejarah Singkat Hari Perhubungan Nasional, yang Diperingati Setiap 17 September
Dalam postingan di akun Facebooknya Politisi PDI Perjuangan ini mengaku tidak nyaman saat melintasi jalan tersebut.
"Sore tadi saya mencoba melintasi jalan Bojongkoneng sampai dengan Ciseda, yang sudah selesai diperlebar sedikit dan di hot mix. Secara kasat mata akan enak melintasi jalan yg baru di aspal hotmix. Tapi sayang sekali apa yg dibayangkan tidak terjadi karena begitu melintasi jalan terasa seperti sedang naik ombak banyu alias ancul-anculan," tulis Arif.
Artikel Terkait
Nama KH Muhammad Syabandi, Diabadikan Pada Jalan Kabupaten Tasikmalaya
DAK Infrastruktur Jalan Hilang, Pemkab Tasikmalaya Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Kondisi Daerah