Mediapriangan.com - Dugaan limbah medis berbahan berbahaya dan beracun (B3) RSUD Ciamis, sempat menjadi perbincangan hangat di wilayah Ciamis.
Pasalnya video penemuan yang nampak berceceran di beberapa titik lingkungan RSUD Ciamis, beberapa hari kebelakang sempat menghangat.
Direktur RSUD Ciamis, dr. H. Rizali Sopyan menampik kabar bercecernya limbah berbahaya dan beracun adalah limbah medis di RSUD Ciamis.
dr. Rizali mengatakan, selama ini pihaknya telah melakukan pengelolaan limbah B3 itu sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
"Kami sangat serius memperhatikan pengelolaan Limbah B3 ini. Saat inipun kita sedang melakukan pembenahan untuk bangunan TPS B3 agar lebih representatif," katanya.
Ia melanjutkan," Jadi kalau ada yang berceceran saya rasa tidak mungkin," ucapnya, saat dikonfirmasi, Jumat 14 Oktober 2022.
Baca Juga: Anggota DPRD Jawa Barat Tinjau Jalan Rajamandala - Cipeundeuy - Cikalong Wetan yang Alami Kerusakan
Rizali mengungkapkan, kesan tercecerny limbah B3 ini bisa saja dilakukan oleh oknum yang memang sengaja mencari kesalahan tentang limbah B3.
Diketahui dalam video dan foto yang beredar, orang yang menunjukkan keberadaan Limbah B3 tersebut terlihat lebih tahu titik lokasi jatuhnya sampah medis yang disebutkan berceceran.
"Kami tidak yakin limbah B3 yang tercecer itu milik RSUD Ciamis, karena selain sebelum dilakukan dokumentasi gambar atau video, tidak ada Limbah B3 yang berceceran.
Baca Juga: Pemkab Ciamis Sosialisasikan Rencana Perubahan Nama Kabupaten Ciamis Menjadi Kabupaten Galuh
Karena kami selalu mebuang limbah B3 tersebut dalam kemasan kantong khusus yang tertutup serta terikat dan kemungkinan kecil tidak akan tercecer," jelas Rizali.
Diterangkannya, lokasi dalam video tersebut, merupakan TPS B3 sementara, selama TPS B3 sedang dibangun kembali dan memang jauh dari area publik namun tetap di dalam lingkungan RSUD Ciamis.
Artikel Terkait
Pandemi Covid-19 Melandai, RSUD Ciamis Nihil Kasus Baru
Problematika RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya Makin Jelimet
RSUD dr Soekardjo Kelimpungan Gegara Pemerintah Tak Kunjung Bayar Utang
CERDAS, Wabup Tasikmalaya Manfaatkan Gubernur Jabar Untuk Desain RSUD Karangnunggal
Kurang Dokter Spesialis, Padahal Pelayanan Kesehatan RSUD Pameungpeuk Sangat Strategis di Kabupaten Garut