Oleh : Tawati
Aktivis Muslimah dan Revowriter Majalengka
AKHIR-AKHIR ini aksi kejahatan jalanan sedang marak di Kota Bandung. Tentu hal tersebut membuat Pemerintah Kota Bandung prihatin dan menginginkan agar masyarakat ikut berperan aktif juga menjaga keamanan.
Sebagaimana Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, bahwa masyarakat harus bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban umum di Kota Bandung.
Selanjutnya, Wali Kota Bandung juga meminta Sistem Keamanan Keliling (Siskamling) kembali digiatkan.
Menyikapi maraknya kejahatan hari ini, penulis berpandangan tidaklah cukup hanya dengan menggiatkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), karena kejahatan ini adalah masalah yang sistematik yang butuh solusi mendasar hingga ke sistem aturan kehidupan.
Kejahatan biasanya disebabkan oleh tuntutan ekonomi yang serba sulit, pendidikan agama yang sangat minim, dan juga sistem hukum yang begitu lemah.
Jika faktor ekonomi terganggu sementara kebutuhan primer harus tetap terpenuhi seperti kebutuhan makan, pendidikan, kesehatan dan lain-lain maka sangat memungkinkan sekali seseorang mengambil jalan pintas melakukan tindak kejahatan karena merasa tidak ada jalan keluar.
Ditambah rendahnya pemahaman agama telah mengakibatkan seseorang tidak bisa membedakan mana yang baik dan buruk, mana yang menjadi haknya dengan hak orang lain, bahkan tidak adanya keadilan hukum hari ini memunculkan peremehan terhadap aktivitas kejahatan.
Karena, hukum terkesan tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Akhirnya, masyarakat kecewa dengan hukum yang ada.
Kekecewaan masyarakat ini merupakan bukti bagaimana sistem kapitalisme sekuler telah gagal mewujudkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Inilah kelemahan dari sistem kapitalisme-sekuler yang diterapkan hari ini yakni meniadakan peran Pencipta dalam mengatur kehidupan sehingga tak mampu berikan solusi solutif dalam mengatasi permasalahan keamanan. Sehingga kejahatan ini terus terjadi berulang-ulang.
Maka dari itu, haruslah ada perubahan yang mendasar untuk solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut. Jika solusi yang ditawarkan hanya pada perbaikan pengaturan keamanan tanpa mengubah mindset atau pandangan sistem yang mengatur tatanan kehidupan secara keseluruhan, maka solusi seperti ini hanyalah sebatas ilusi.
Artikel Terkait
Ingat! Narkoba Adalah Kejahatan Luar Biasa "Extraordinary Crime”
Kapolres Tasikmalaya: Geng Motor Berulah? Libas!
Polres Tasikmalaya Libas 8 Pelaku Curanmor dan Amankan 12 Motor Hasil Curian
Geng Motor Kota Tasikmalaya Diringkus Polisi Ciamis
Menilik Era Percepatan Teknologi, Oleh Soleh: Peranan Guru Untuk Imbangi Dengan Penguatan Pendidikan Agama