Ia menegaskan bahwa tindakan mengalihkan atau menggadaikan kendaraan yang masih menjadi objek pembiayaan dapat menimbulkan konsekuensi hukum.
"Pelanggaran seperti penggelapan masih kerap terjadi, untuk itu kami mengimbau keras masyarakat untuk tidak mengalihkan kendaraan yang masih dalam masa kredit. Jika ada kendala pembayaran, jangan menghindar. Segera kunjungi kantor pembiayaan agar kita bisa carikan solusi terbaik win-win solution," tegasnya.
Menurut ACC, meningkatnya literasi keuangan akan membantu masyarakat memahami hak dan kewajiban mereka sebagai konsumen.
Baca Juga: JNE Serahkan Motor Baru untuk Kurir Korban Begal, Wujud Kepedulian terhadap Pekerja Lapangan
Dengan demikian, pemanfaatan layanan pembiayaan dapat dilakukan secara lebih optimal untuk menunjang kebutuhan produktif maupun kebutuhan lainnya.
Selain memperkenalkan prinsip pembiayaan sehat, perusahaan juga memperkenalkan sejumlah layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Salah satunya adalah program pembiayaan haji yang dirancang untuk membantu calon jemaah memperoleh nomor porsi haji reguler melalui fasilitas dana talangan setoran awal.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan ACC dalam menyediakan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kehadiran berbagai layanan pembiayaan diharapkan dapat dimanfaatkan secara bijak dengan tetap mengedepankan perencanaan keuangan yang matang.
Melalui kegiatan di Tasikmalaya ini, ACC kembali menegaskan misinya untuk mendorong terciptanya ekosistem industri pembiayaan yang sehat, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
"Langkah ini sejalan dengan misi besar perusahaan: “To Promote Credit for A Better Living” mendorong pembiayaan yang sehat untuk kehidupan yang lebih baik," ujar Biovan.***
Artikel Terkait
myBCA International Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar di NICE PIK 2, Java Jazz Festival Hadirkan Musisi Dunia
IHSG Ambruk 5,91 Persen dan Rupiah Tertekan, Pasar Indonesia Dihantam Perfect Storm dari Selat Hormuz
Transformasi Digital JNE Berbuah Penghargaan IDIA 2026, Bukti Efisiensi Layanan Logistik Nasional yang Inovatif
Bukan Tempat Menabung, IFG Tekankan Literasi Produk Asuransi Sebagai Perlindungan di Hari Konsumen Nasional 2026
ISCEA Indonesia Gembleng 85 Profesional di Expert Class Vol XI, Fokus Perkuat Ketahanan Supply Chain Global
JNE Serahkan Motor Baru untuk Kurir Korban Begal, Wujud Kepedulian terhadap Pekerja Lapangan