Mediapriangan.com - Tidak sedikit media massa yang memberitakan jumlah penyalahgunaan narkoba di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Bahkan angka prevalensi pemakaian narkoba dikalangan remaja sudah sangat mengkhawatirkan, semakin hari semakin bertambah.
BNN sudah sangat sering memberikan pemahamannya tentang narkoba, tapi pemahaman mereka tentang bagaimana upaya pencegahan narkoba yang masih tergolong rendah. Upaya komunikasi, Informasi, dan edukasi BNN terus berlanjut agar lebih maksimal tentang cara melakukan pencegahan dari bahaya narkoba.
Orang tua memiliki andil besar dalam melindungi anak-anak mereka dari ancaman bahaya narkoba. Maka BNNK Ciamis menggelar Kegiatan Intervensi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba pertemuan ke-4 di Aula Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng, Rabu (11/5/2022).
Peranan yang sinergis oleh keluarga sebagai lembaga sosial terkecil untuk berinisiatif dan bisa memproteksi anak mereka dari jeratan narkoba. Mengingat remaja memiliki arus pergaulan konsumtif yang membuatnya semakin rawan untuk terjerumus kedalam belenggu kenakalan remaja.
Kegiatan Intervensi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba pertemuan ke-4 yang dihadiri oleh 20 orang peserta terdiri dari orang tua dan anak perwakilan dari warga masyarakat Desa Margaluyu, Kelurahan Ciamis, Desa Sukamulya, Desa Sindangmukti.
Narasumber dari STIKes Muhammadiyah Ciamis, Hj. Ns. Yuyun Rahayu, S.Kep., M.Kep., mengatakan Kegiatan Intervensi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba sangat baik, karena memang segala sesuatu yang berkaitan dengan anak harus melibatkan orang tua.
"Orangtua sangat berpengaruh karena pendidikan anak dan karakter anak itu diawali dari pola pengasuhan orang tua, juga untuk perkembangan anak itu sendiri tergantung dari apa yang diberikan orang tua kepada anaknya”, Katanya.
Kasubbag Umum BNNK Ciamis, Rachman Haerudin, S.Sos., menjelaskan, Kegiatan Intervensi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba ini bertujuan melawan penyalahgunaan narkoba yang juga merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan anak-anak.
"Semoga kegiatan ini bisa menjadi salah satu penyebaran informasi tentang program P4GN melalui unit terkecil dalam kehidupan yakni keluarga", kata Rachman.
Selain itu, kata dia, program Kegiatan Intervensi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba juga bertujuan membentuk keterampiln hidup keluarga antinarkoba yang dilaksanakan sesuai dengan dimensi dan indikator ketahanan keluarga antinarkoba.*