Dhani menganggap bahwa musisi lain seharusnya juga memperjuangkan hak cipta mereka seperti yang ia lakukan.
Ia menegaskan bahwa direct license adalah solusi terbaik bagi para komposer agar tidak lagi bergantung pada LMK yang kinerjanya masih diragukan.
Meski begitu, perdebatan ini tidak hanya sekadar perseteruan personal antara dua musisi besar.
Polemik ini mencerminkan perbedaan pandangan di kalangan musisi Indonesia mengenai sistem hak cipta yang ideal.
Kini, banyak yang menanti bagaimana respons pemerintah dalam menyikapi isu ini dan apakah akan ada perubahan regulasi yang lebih adil bagi semua pihak.***
Artikel Terkait
Viral di TikTok, Wildan Tawarkan Uang Baru Rp2 Miliar, Polisi Gerak Cepat Periksa Lokasi dan Temukan Fakta Mengejutkan
Wildan Punya Pecahan Uang Baru Senilai Rp2 Miliar yang Viral, Bank Indonesia Tidak Jamin Keasliannya Meski Sudah Dicek Polisi
Mertua Pratama Arhan Jadi Sorotan, Sindir Pemain Pura-pura Cedera Usai Kemenangan Timnas Indonesia vs Bahrain
Misteri Kematian Juwita, Jurnalis Banjarbaru Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan, Polisi Selidiki Adanya Kejanggalan
PWI dan AJI Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Jurnalis Juwita Asal Banjarbaru, Siapkan Pengacara untuk Kawal Kasus
Kematian Jurnalis Juwita di Banjarbaru Dipenuhi Kejanggalan, Warga Sekitar Curiga Tak Ada Tanda Kecelakaan
Pengusaha Curang Ubah Beras Medium Jadi Premium, Mentan Geram Sebut Praktik Ilegal Ini Merugikan Rakyat Indonesia
Mentan Peringatkan Pengusaha Curang Ubah Beras Medium Jadi Premium, Jika Tak Berhenti, Kami Periksa Seluruh Indonesia