Titiek Puspa Wafat, Musisi Legendaris yang Lawan Demam Musik Barat dan Dikenang Presiden Prabowo Subianto

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Jumat, 11 April 2025 | 21:36 WIB
Potret musisi legendaris Tanah Air, Titiek Puspa yang berpulang ke sisi-Nya pada Kamis, 10 April 2025. (Instagram.com/@prabowo)
Potret musisi legendaris Tanah Air, Titiek Puspa yang berpulang ke sisi-Nya pada Kamis, 10 April 2025. (Instagram.com/@prabowo)

Mediapriangan.com - Industri seni hiburan Tanah Air tengah berduka usai berhembus kabar wafatnya musisi legendaris Indonesia, Titiek Puspa di usia 87 tahun pada Kamis, 10 April 2025 pukul 16.25 WIB.

Presiden RI, Prabowo Subianto turut mengenang kiprah Titiek Puspa bagi industri seni budaya Tanah Air.

Bahkan, Prabowo Subianto dengan tegas menyebut Titiek Puspa memiliki semangat tinggi untuk berkarya sebagai seniman Indonesia.

Baca Juga: Faizal Hussein Ungkap Peran Walid di Serial Film Bidaah yang Viral, Akui Adegan Beraninya Bikin Tak Bisa Tidur

"Dedikasi dan semangat beliau dalam berkarya akan selalu menjadi inspirasi," tutur Prabowo melalui akun Instagram resminya @prabowo, pada Jumat, 11 April 2025.

"Terkhusus (inspirasi) bagi para seniman dan generasi penerus bangsa," tambahnya.

Terkait hal itu, dulu Titiek Puspa pernah menjadi wajah seni tradisional Indonesia di era Presiden RI ke-1, Soekarno.

Baca Juga: Faizal Hussein Bongkar Cerita Soal Tokoh Walid yang Viral di Serial Film Bidaah, Ngaku Lakukan Adegan Paling Menantang

Kala itu, Titiek Puspa menjadi salah satu pengisi vokal bersama musisi kenamaan lainnya, yakni Bing Slamet, Nien Lesmana, Munif A. Bahasuan dalam grup musik gagasan Soekarno, The Lensoist.

Grup musik itu dibuat sebagai bukti Keseriusan Soekarno dalam membesarkan lenso sebagai tandingan tren musik dan tari dari budaya Barat.

Sebagaimana diketahui, pada era 1950-an dan 1960-an, musik rock-n-roll dan pop berkembang subur di negara-negara Barat.

Baca Juga: Inul Daratista Terenyuh, Kenang Momen Terakhir Bareng Titiek Puspa, Dengar Curhatnya Sebelum Tampil di Atas Panggung

Lirik lagu penggambaran kehidupan cinta masa muda serta irama petikan gitar rancak yang memancing pendengarnya untuk berdansa membuat genre musik ini digandrungi oleh para remaja pada masa itu.

The Lensoist juga kerap diikutsertakan dalam lawatan kenegaraan Soekarno ke berbagai negara untuk menggelar pertunjukan musik lenso dalam rangka memperkenalkan identitas budaya Tanah Air.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X