Ni’am memaparkan dua poin utama hasil pertemuan tersebut. Pertama, Pandji menunjukkan komitmen untuk memperbaiki materi komedi yang bersinggungan dengan isu keagamaan, terutama yang sensitif dan berpotensi menimbulkan multi tafsir. Kedua, Pandji diarahkan untuk mengarahkan materi ke hal-hal yang lebih positif.
“Komitmen Pandji untuk memperbaiki materi komedi yang bersinggungan dengan isu keagamaan, terutama yang sensitif dan berpotensi menimbulkan multi tafsir, serta mengarahkan materi ke hal-hal yang lebih positif,” ujar Ni’am.
“Kami melihat adanya komitmen untuk memperbaiki. Ini hal yang baik dan patut diapresiasi,” tambahnya.
Baca Juga: Abraham Samad Soroti Laporan atas Pandji Pragiwaksono, Kasus Show Mens Rea Dinilai Janggal
Kontroversi seputar Mens Rea bermula saat pertunjukan tersebut ditayangkan di platform Netflix pada 27 Desember 2025.
Beberapa pihak, termasuk Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah, menuding Pandji Pragiwaksono melakukan penodaan agama dan melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada 10 Januari 2026.
Laporan serupa juga diterima Polda DIY pada 12 Januari 2026 oleh pihak Aliansi Santri Nusantara Jogjakarta, serta Polresta Malang dari perwakilan umat Islam Kota Malang.***
Artikel Terkait
Pernyataan Menag Soal Kekerasan Seksual di Pesantren Disorot Pandji Pragiwaksono, Sebut Isu yang Tak Bisa Dikecilkan
Podcast Ahok dan Denny Sumargo Sempat Takedown, Bahas Aturan Pilkada hingga Komedi Pandji Pragiwaksono
Candaan Pandji Pragiwaksono di Mens Rea Disorot, Mahfud MD Tegaskan Tak Bisa Dijerat KUHP Baru
Ribuan Massa Demo, Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Buntut Materi Mens Rea
Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Pandji Pragiwaksono Buka Suara soal Mens Rea dan Pastikan Kondisinya Baik
Mens Rea Pandji Pragiwaksono Disorot, Kalimat Menurut Keyakinan Saya Jadi Perbincangan Publik