8. Energi Rendah dan Kelelahan Konstan
Ada pula fase ketika pengidap bipolar merasa kehabisan energi dan motivasi. Apabila mengalami fase ini, tugas terkecil seperti bangun dari tempat tidur saja enggan untuk dilakukan.
Akibatnya, kinerja di rumah, tempat kerja, atau sekolah sering kali menurun.
9. Penurunan Kemampuan untuk Berpikir Jernih
Pikiran yang terjadi ketika episode manik mungkin terasa ‘lumpuh’ selama episode depresi. Hal ini membuat pengidapnya sulit mengingat sesuatu dan mengambil keputusan.
Baca Juga: Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Ciamis Kembali Salurkan Bantuan di Eks Kewadanan Rancah
Pasalnya, depresi, apalagi pada pengidap masalah bipolar, dapat menyebabkan gangguan serius dalam hal konsentrasi dan perhatian.
10. Pikiran dan Perilaku Bunuh Diri
Depresi sering membuat pengidap bipolar terus memikirkan kesalahan pada masa lalu, termasuk yang terjadi ketika episode manik.
Saat keadaan menjadi sangat buruk, pengidapnya mungkin merasa terpojok dan seolah-olah semua cara untuk keluar situasi sulit menjadi tertutup.
Baca Juga: Korban Amuk Massa Ternyata Alami Depresi
Di saat itulah pikiran untuk bunuh diri dapat muncul.
Tanpa perawatan yang benar, sebanyak 20 persen orang dengan gangguan bipolar memiliki risiko untuk mengakhiri hidup mereka sendiri.
Gangguan bipolar tidak dapat dicegah. Namun, apabila gejalanya dikenali dan perawatan dilakukan sejak dini, pengidap kondisi tersebut dapat terhindar dari situasi yang membahayakan dirinya sendiri.
Artikel Terkait
Daun Mangkokan Di Pekarangan Rumah, Ternyata Memiliki Manfaat Untuk Kesehatan. Simak Untuk Apa Saja
5 Khasiat Daun Suji Untuk Kesehatan, Salah Satunya Mengatasi Sakit Gigi
Simak 9 Manfaat Kapulaga Untuk Kesehatan, Tak Hanya Sekedar Rempah Bumbu Masakan
Manfaat kunyit untuk kesehatan, Obat Tradisional yang Sebanding Ibuprofen Dalam Mengatasi Osteoarthritis
Kunyit, Obat Alami Untuk Mengurangi Nyeri Penderita Osteoarthritis. Simak 15 Manfaat Kunyit Bagi Kesehatan