Denda tersebut berupa diwajibkan berpuasa di luar Ramadhan selama dua bulan berturut-turut. Jika tidak maka ia harus memberi makan satu mud (0,6 kg beras atau ¼ liter beras) kepada 60 fakir miskin.
4. Keluar air mani
Yang dimaksud keluar air mani (sperma) di sini yaitu seperti mani yang keluar karena melakukan onani atau bersentuhan kulit dengan lawan jenis tanpa melakukan hubungan seksual. Tetapi jika laki-laki keluar mani yang disebabkan mimpi basah, maka puasanya tetap sah.
5. Mengalami haid atau nifas
Haid atau nifas merupakan fitrah bagi kaum perempuan, namun meskipun demikian, haid atau nifas dapat membatalkan puasa. Bagi perempuan yang mengalami haid atau nifas saat berpuasa Ramadhan, diwajibkan untuk mengganti puasanya di luar bulan Ramadhan.
Baca Juga: Sah! Cuti Bersama Idul Fitri 2023 Bertambah Satu Hari
6. Murtad
Ketika seseorang sedang berpuasa kemudian menjadi murtad, makan puasanya dinyatakan batal. Murtad merupakan keluarnya seseorang dari agama Islam.
7. Mengalami gangguan jiwa atau gila
Jika seseorang saat berpuasa, kemudian gila, maka puasanya batal. Dan apabila sudah sembuh, maka orang tersebut wajib mengqadhanya di luar bulan Ramadhan.
Sejatinya seseorang yang berpuasa tak hanya sekedar bisa menahan rasa lapar dan haus di siang hari, tetapi dituntut untuk menghindari hal-hal yang menggugurkan pahala puasa.***
Artikel Terkait
Perhatikan! Ada 3 Golongan Manusia yang Puasanya Tidak Diterima Allah SWT, Salah Satunya Anak yang Durhaka
Niat Puasa Ramdhan: Bacaan dan Waktu yang Tepat untuk Membaca Niat Puasa
Jadwal Buka Puasa di Kota Tasikmalaya, Lengkap Dengan Waktu Imsak Selama Ramadhan 2023
Tadarus Al-Quran di Bulan Ramadhan: Pengertian dan Keutamaan
Zakat Fitrah: Pengertian dan Besaran yang Harus Dikeluarkan