“Ini adalah momen unik yang terjadi setiap tahun, di mana menunjukkan pengabdian dan komitmen spiritual para wanita selama wukuf berlangsung.”
Sementara Masjidil Haram ramai oleh kaum wanita, jutaan jemaah haji lainnya yang telah selesai wukuf melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Mereka menuju Muzdalifah untuk bermalam (mabit) sebelum melaksanakan ritual lempar jumrah di Mina.
Namun, tahun ini, pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem murur bagi sebagian jemaah. Skema ini memungkinkan mereka tidak turun dari bus saat melintasi Muzdalifah, dan langsung diarahkan ke Mina.
“Jemaah yang mengikuti skema murur ini tetap berada di bus dan tidak turun saat melewati Muzdalifah.”
Fenomena perpindahan besar-besaran ini, baik yang sedang menjalani rangkaian haji maupun yang menjaga Masjidil Haram tetap hidup dengan ibadah, menjadi cerminan keistimewaan spiritual umat Islam di masa puncak haji.***