“Ini adalah momen unik yang terjadi setiap tahun, di mana menunjukkan pengabdian dan komitmen spiritual para wanita selama wukuf berlangsung.”
Sementara Masjidil Haram ramai oleh kaum wanita, jutaan jemaah haji lainnya yang telah selesai wukuf melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Mereka menuju Muzdalifah untuk bermalam (mabit) sebelum melaksanakan ritual lempar jumrah di Mina.
Namun, tahun ini, pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem murur bagi sebagian jemaah. Skema ini memungkinkan mereka tidak turun dari bus saat melintasi Muzdalifah, dan langsung diarahkan ke Mina.
“Jemaah yang mengikuti skema murur ini tetap berada di bus dan tidak turun saat melewati Muzdalifah.”
Fenomena perpindahan besar-besaran ini, baik yang sedang menjalani rangkaian haji maupun yang menjaga Masjidil Haram tetap hidup dengan ibadah, menjadi cerminan keistimewaan spiritual umat Islam di masa puncak haji.***
Artikel Terkait
Jelang Idul Adha 2025, 3 Sapi Qurban Diserahkan bank bjb Ciamis ke Bupati Herdiat, Ini Harapan dan Pesan Sosialnya
Jelang Idul Adha 2025, Bolehkah Jual Daging Kurban? Ini Penjelasan Ulama dan Dalil dari Al-Qur’an serta Hadits Rasulullah
Idul Adha 2025, Ini 3 Golongan yang Wajib Menerima Daging Kurban, Jangan Salah Saat Membagikannya!
IFG Gandeng Rindam Jaya Latih Karyawan, Tanamkan Nilai Pancasila untuk Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Bupati Herdiat Sholat Ied Bareng Warga, Ingatkan Makna Kurban, Waspadai Covid-19 dan Rayakan Hari Jadi Ciamis ke-383
Bupati Cecep dan Wabup Asep Sholat Ied di Singaparna, Minta Doa agar Mampu Jawab Harapan Masyarakat Tasikmalaya
Idul Adha 6 Juni 2025 Jatuh di Hari Jumat, Masih Wajibkah Pria Muslim Melaksanakan Shalat Jumat?
Sejarah Mabit di Muzdalifah dan Maknanya Usai Wukuf, Ini Penjelasan Lengkap Ibadah Wajib Haji 2025