Masjidil Haram Dipenuhi Wanita saat Puncak Haji di Arafah, Fenomena Langka yang Terjadi Setahun Sekali!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 06:15 WIB
Ketika puncak haji berlangsung, yakni ketika para jemaah melakukan wukuf di padang Arafah, Masjidil Haram justru dipenuhi wanita, simak ulasannya.   (Instagram.com/makkah.madiinahh)
Ketika puncak haji berlangsung, yakni ketika para jemaah melakukan wukuf di padang Arafah, Masjidil Haram justru dipenuhi wanita, simak ulasannya. (Instagram.com/makkah.madiinahh)

 

 

Mediapriangan.com - Puncak ibadah haji tahun ini berlangsung pada 9 Zulhijjah, bertepatan dengan momen sakral wukuf di Padang Arafah, sebuah rukun haji yang sangat penting.

Namun, di saat jutaan jemaah laki-laki bergerak ke Arafah, ada pemandangan tak biasa yang muncul di Masjidil Haram, Mekkah.

Pada hari tersebut, kompleks suci itu justru dipenuhi oleh para wanita yang didominasi busana abaya hitam.

Baca Juga: Libur Panjang Idul Adha 2025 Bisa Jadi Momen Wisata Religi, Ini 5 Masjid Ikonik Indonesia yang Layak Dikunjungi

“Saat para jemaah haji berbondong-bondong ke Arafah, Masjidil Haram akan penuh dengan para wanita yang mayoritas mengenakan abaya berwaran hitam,” begitu salah satu kesaksian yang menggambarkan suasana unik tersebut.

Fenomena ini bukan tanpa alasan. Sebagian besar pria tengah menjalankan ibadah haji atau bertugas membantu pelaksanaan ziarah di lokasi-lokasi suci.

Sementara itu, para wanita yang tidak menjalani rukun haji memilih untuk tetap memakmurkan Masjidil Haram dengan beribadah di sana.

Baca Juga: 4 Sunnah dan Adab Pemotongan Hewan Kurban Idul Adha 2025, Nomor 3 Sering Diabaikan Padahal Sangat Penting!

“Pada hari itu, para wanita yang tidak melakukan ibadah haji pergi ke Masjidil Haram untuk memastikan tempat suci umat Islam itu tetap ramai dengan jemaah.”

Setiap tahun, situasi ini selalu terjadi saat wukuf di Arafah, menjadi simbol komitmen spiritual kaum wanita dalam menjaga kekhusyukan Masjidil Haram.

Kondisi ini pun menciptakan suasana yang sangat berbeda dari hari-hari biasa, karena dominasi kehadiran perempuan menjadi begitu nyata di area suci itu.

Baca Juga: Ini Makna dan Rangkaian Ibadah di Mina Usai Wukuf, dari Lempar Jumrah Hingga Mabit Tiga Malam Penuh Berdoa

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X