khazanah

Ketentuan dan Niat Membayar Fidyah untuk Mengganti Puasa Ramadhan

Selasa, 28 Februari 2023 | 08:53 WIB
Fidyah puasa wajib dikeluarkan oleh seseorang sebagai penggati puasa Ramdhan. (Asep Budi Karyana)

Mediapriangan.com – Fidyah puasa merupakan salah satu cara untuk mengganti puasa Ramadhan, selain qadha.

Menunaikan fidyah puasa adalah hal yang penting dilakukan, seperti berpuasa Ramdhan itu sendiri.

Fidyah wajib dikeluarkan untuk mengganti ibadah puasa Ramadhan dengan memberi makanan kepada orang miskin sesuai jumlah hari puasa yang ditinggalkan.

Baca Juga: Kalender Pendidikan Maret 2023, Tanggal Penting Untuk Siswa SD, SMP, SMA Hingga SMK, Termasuk Bagi Orangtua

Orang yang wajib membayar fidyah sebagai penggati puasa Ramadhan adalah sebagai berikut:

1. Orang tua renta yang sudah tidak mampu lagi menjalankan ibadah puasa

2. Orang sakit parah, yang tidak bisa diharapkan kesembuhannya

3. Ibu hamil atau menyusui yang mengkhawatirkan keselamatan janin atu bayinya

4. Orang yang lalai mengqadha puasa hingga tiba puasa Ramadhan berikutnya

5. Orang meningal yang masih memiliki hutang puasa

Baca Juga: Di Tengah Kesulitan, Bupati Ade Sugianto Ajak Rakyat Bersyukur

Ketentuan Membayar Fidyah

Melansir dari laman BAZNAS, menurut Imam Malik, dan Imam As-Syafi'i, fidyah yang harus dibayarkan sebesar 1 mud gandum (kira-kira 6 ons = 675 gram = 0,75 kg atau seukuran telapak tangan yang ditengadahkan saat berdoa).

Sedangkan menurut Ulama Hanafiyah, fidyah yang harus dikeluarkan sebesar 2 mud atau setara 1/2 sha' gandum. (Jika 1 sha' setara 4 mud = sekitar 3 kg, maka 1/2 sha' berarti sekitar 1,5 kg). Aturan kedua ini biasanya digunakan untuk orang yang membayar fidyah berupa beras.

Halaman:

Tags

Terkini