Arwah Jamak adalah tradisi masyarakat muslim Demak dengan membaca doa untuk orang yang sudah meninggal. Tradisi ini sudah ada sejak masa Sunan Kalijaga.
Arwah jamak dilakukan dengan membaca doa untuk orang tua, sanak saudara, serta leluhur yang sudah meninggal. Doa akan dibacakan bersama-sama menjelang datangnya bulan Ramadhan dan sepuluh hari terakhir pada malam ganjil Ramadhan.
Bagi warga yang ingin mendoakan orang tua, saudara, dan leluhurnya secara berjamaah, biasanya memberikan sedekah uang untuk tiap satu nama arwah. Uang yang terkumpul akan digunakan untuk menyantuni anak yatim piatu.
Itulah 5 tradisi unik masyarakat muslim di Indonesia saat menjelang Ramadhan. Masih banyak tradisi unik lainnya yang tersebar di wilayah Indonesia dan masih dijaga kelestariannya hingga sekarang.***