MEDIAPRIANGAN - Pada zaman dahulu ternyata banyak para pendahulu kita yang menyebarkan agama Islam. Salah satunya yaitu Syekh Quro, yang menjadi penyebar dari agama Islam pertama di tanah Sunda dan yang paling tua.
Namun, nama Syekh Quro itu sendiri sangat dikenal banyak orang sampai saat ini. Terutama di tanah Pakuan Sunda tepatnya di daerah Karawang Jawa Barat.
Ia dipanggil Syekh Quro karena merupakan seorang hafidz Alquran sekaligus memiliki karomah dengan suara qori’ yang sangat merdu. Dari kata-kata qori’ inilah asal-usul Syekh Quro dipanggil.
Baca Juga: Doa-doa Setiap Gerakan Wudhu dan Tata Cara Pelaksanaanya, Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW
Asal Usul Syekh Quro
Nama asli Syekh Quro adalah Syekh Qurotul Ain atau bisa juga Syekh Hasanuddin. Suara qorinya yang merdu itulah yang membuat ia dipanggil menjadi Syekh Quro.
Perannya hampir setara atau sama dengan Sunan Ampel yang meletakkan dasar agama Islam, baik di Majapahit ataupun di Jawa.
Sayangnya, penyebaran agama Islam yang Syekh Quro lakukan di tanah Sunda saat itu ditentang oleh Prabu Angga Larang yang pada saat itu menjadi Raja dari Kerajaan Pajajaran.
Baca Juga: Logo Hari Jadi Jawa Barat Ke 77, Menilik Kembali Kujang Sebagai Simbol Jawa Barat
Para penguasa dari Kerajaan Pajajaran juga diutus untuk melakukan pengusiran pada Syekh Quro, serta para pengikutnya. Hal itu disebabkan oleh sebagian besar masyarakat Pajajaran yang mulai mengikuti ajaran Syekh Quro.
Namun, Syekh Quro mengatakan bahwa keturunan dari Prabu Angga Larang akan mengikuti jejak mereka dengan masuk ke agama Islam. Hal itu terbukti, bahkan keturunan Prabu Angga juga menjadi penyebar dari agama Islam tersebut.
Baca Juga: Belum Resmi Dirilis, Bocoran iPhone Terbaru Beredar Di Dunia Maya
Karomah dan Pusaka Syekh Suro
Karomah yang dimiliki oleh Syekh Quro adalah mampu melantunkan ayat suci Alquran, dan ia menurunkan kemampuannya pada para santrinya.