Ternyata, Karomah Syekh Quro yang Membuat Prabu Siliwangi Masuk Islam

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 20 Agustus 2022 | 14:58 WIB
Prabu SIliwangi, raja Pajajaran yang menikahi Nyai Subang Larang, santriwati Syekh Quro, yang kelak melahirkan para penyebar Islam di tanah Sunda. (instagram)
Prabu SIliwangi, raja Pajajaran yang menikahi Nyai Subang Larang, santriwati Syekh Quro, yang kelak melahirkan para penyebar Islam di tanah Sunda. (instagram)

Tak hanya bisa melantunkan ayat suci Alquran saja tapi ia juga menghafal isi dari Alquran tersebut.

Hal itu sudah menjadi lebih dari benda pusaka Syekh Quro, karena ilmu agama Islam pun menjadi turun temurun hingga saat ini.

Baca Juga: Hari Jadi Jawa Barat Ke 77, Jadikan Momentum Kebangkitan Warga Jabar Dari Pandemi Covid-19

Prabu Siliwangi yang merupakan anak dari Prabu Angga akhirnya masuk agama Islam, karena ia menikah dengan Nyai Subang Larang, santriwati Syekh Quro.

Selain itu, para cucunya pun menjadi para tokoh penting yang juga ikut menyebarkan agama Islam. Karomah lainnya dari Syekh Quro adalah ia membangun Masjid Agung dengan tampilan yang sangat megah.

Namun, masjid itu berpindah dengan cara gaib ke Gunung Sembung yang lokasinya berada di Cirebon. Masjid agung itu diberi nama Masjid Mangal Mangil Mangup.

Baca Juga: Pastikan Bersih Narkoba, Polres Ciamis Laksanakan Pemeriksaan Semua Anggota Satresnarkoba

Syekh Quro Mendirikan Pesantren

Didirikan pesantren di tahun 1340 Saka atau 1418 Masehi, dan juga masjid yang ada di Pelabuhan Bunut Kertayasa. Pondok pesantren ini didirikan oleh Syekh Quro, dan dinamakan Pondok Quro, atau tempatnya belajar atau mempelajari Alquran.

Selain itu, Syekh Quro tersebut juga memiliki santri yang berjasa banyak dalam penyebaran agama Islam. Nama santrinya yaitu Syech Abdulah Dargom, yang juga merupakan salah satu keturunan dari Usman bin Affan.

Para santri dari pondok pesantren milik Syekh Quro pun diberi amanat untuk selalu menyebarkan agama Islam, di sekelilingnya misalnya di Karawang Selatan.

Baca Juga: Hari Jadi Jawa Barat Ke 77, Tumpeng dan Jajanan pun Serba Angka 7

Syekh Quro bersama putranya Syekh Bentong pernah membuat sumur, yang sampai saat ini masih dipakai.

Makam Syekh Quro berada di Pulo Bata Desa Pulokalapa Karawang Jawa Barat. Penerus penyebaran agama Islam pun dilanjutkan oleh Syekh Bentong.

Setelah mengetahui bagaimana perjalanan Syekh Quro, tentu menjadi tahu bagaimana penyebaran agama Islam di masa lampau.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X