6 Tokoh Asal Jawa Barat yang Bergelar Pahlawan Nasional, Salah Satunya KH Ahmad Sanusi

photo author
Asep Budi Karyana, Media Priangan
- Selasa, 8 November 2022 | 20:26 WIB
6 nama Pahlawan Nasional asal Jawa Barat, mulai dari  Ir H. Djuanda Kartawijaya hingga KH Ahmad Sanusi (Asep Budi Karyana)
6 nama Pahlawan Nasional asal Jawa Barat, mulai dari Ir H. Djuanda Kartawijaya hingga KH Ahmad Sanusi (Asep Budi Karyana)

Pada 6 November 1972, Zainal Mustafa diangkat sebagai Pahlawan Nasional berdasar Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 064/TK/Tahun 1972.

Baca Juga: Singgung W20 Indonesia UMKM Expo, Atalia Praratya Sebut Perempuan Memiliki Peran Dalam Pembangunan Ekonomi

4. Raden Otto Iskandar Dinata

Pria yang dijuluki Si Jalak Harupat ini, lahir di Bojongsoang, Kabupaten Bandung pada 31 Maret 1987, ia adalah anak bungsu pasangan Raden Haji Adam Rahmat dan Siti Hidayah.

Otto menempuh pendidikannya di Hollandsch-Inlandsche School (HIS) Bandung. Kemudian dia melanjutkan sekolah ke Kweekschool Onderbouw (Sekolah Guru Bagian Pertama)
Bandung.

Setelah tamat dari Kweekschool Onderbouw, ia melanjutkan pendidikannya di Hogere Kweekschool (Sekolah Guru Atas) di Purworejo, Jawa Tengah.

Baca Juga: 23.632 Nelayan, Buruh Nelayan dan Nakhoda Kapal di Jabar Bakal Menerima dana Bansos, Besarannya Melegakan

Pada 1921-1924, Otto pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Budi Utomo cabang Bandung. Kemudian, pada 1924, dia menjabat Wakil Ketua Budi Utomo cabang Pekalongan.

Ia juga aktif dalam organisasi Paguyuban Sunda. Dia pernah menjadi anggota Volksraad (semacam DPR) pada masa Hindia Belanda untuk periode 1930-1941. Sedangkan pada 1942-1945,Otto menjadi Pemimpin Surat Kabar Tjahaja.

Otto memiliki andil dalam perumusan kemerdekaan dengan bergabung menjadi anggota BPUPKI dan PPKI. Sewaktu kabinet pertama Republik Indonesia terbentuk pada 1945, Otto menjabat sebagai Menteri Negara.

Baca Juga: Link Download Pedoman Identitas Visual Penyelenggaraan dan Peringatan Hari Pahlawan 2022

Atas jasanya, Otto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 088/TK/Tahun 1973, tanggal 6 November 1973.

5. Raden Eddy Martadinata

Laksamana TNI (Anumerta) Raden Eddy Martadinata atau yang lebih dikenal dengan nama R. E. Martadinata, lahir di Bandung pada 29 Maret 1921, dan wafat pada 6 Oktober 1966 akibat kecelakaan helikopter di Riung Gunung.

Ia mengawali pendidikannya di HIS pada 1934, lalu melanjutkan sekolah di MULO Bandung pada 1938. Eddy Martadinata memang telah bercita-cita menjadi pelaut sejak kecil. Untuk
mewujudkan impiannya, dia masuk pendidikan Sekolah Tinggi Pelayaran (STP) di Jakarta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Asep Budi Karyana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X