Pada 6 November 1972, Zainal Mustafa diangkat sebagai Pahlawan Nasional berdasar Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 064/TK/Tahun 1972.
4. Raden Otto Iskandar Dinata
Pria yang dijuluki Si Jalak Harupat ini, lahir di Bojongsoang, Kabupaten Bandung pada 31 Maret 1987, ia adalah anak bungsu pasangan Raden Haji Adam Rahmat dan Siti Hidayah.
Otto menempuh pendidikannya di Hollandsch-Inlandsche School (HIS) Bandung. Kemudian dia melanjutkan sekolah ke Kweekschool Onderbouw (Sekolah Guru Bagian Pertama)
Bandung.
Setelah tamat dari Kweekschool Onderbouw, ia melanjutkan pendidikannya di Hogere Kweekschool (Sekolah Guru Atas) di Purworejo, Jawa Tengah.
Pada 1921-1924, Otto pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Budi Utomo cabang Bandung. Kemudian, pada 1924, dia menjabat Wakil Ketua Budi Utomo cabang Pekalongan.
Ia juga aktif dalam organisasi Paguyuban Sunda. Dia pernah menjadi anggota Volksraad (semacam DPR) pada masa Hindia Belanda untuk periode 1930-1941. Sedangkan pada 1942-1945,Otto menjadi Pemimpin Surat Kabar Tjahaja.
Otto memiliki andil dalam perumusan kemerdekaan dengan bergabung menjadi anggota BPUPKI dan PPKI. Sewaktu kabinet pertama Republik Indonesia terbentuk pada 1945, Otto menjabat sebagai Menteri Negara.
Baca Juga: Link Download Pedoman Identitas Visual Penyelenggaraan dan Peringatan Hari Pahlawan 2022
Atas jasanya, Otto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 088/TK/Tahun 1973, tanggal 6 November 1973.
5. Raden Eddy Martadinata
Laksamana TNI (Anumerta) Raden Eddy Martadinata atau yang lebih dikenal dengan nama R. E. Martadinata, lahir di Bandung pada 29 Maret 1921, dan wafat pada 6 Oktober 1966 akibat kecelakaan helikopter di Riung Gunung.
Ia mengawali pendidikannya di HIS pada 1934, lalu melanjutkan sekolah di MULO Bandung pada 1938. Eddy Martadinata memang telah bercita-cita menjadi pelaut sejak kecil. Untuk
mewujudkan impiannya, dia masuk pendidikan Sekolah Tinggi Pelayaran (STP) di Jakarta.
Artikel Terkait
Nama KH Muhammad Syabandi Tersemat Pada Nama Jalan, Benarkah Mama CIlenga Berdarah Raden?
Inilah Sanad Keilmuan KH Muhammad Syabandi, Tersambung Kepada Rasulullah saw
Dulu Menjadi Andalan Para Raja Nusantara, Senjata Pusaka ini Memiliki Kekuatan Tersembunyi
Keren! K.H. Ahmad Sanusi, Tokoh Asal Jawa Barat Dianugerahi Pahlawan Nasional, Berikut Profilnya
Bacaan Niat dan Tata Cara Sholat Gerhana