Sejarah Singkat Lahirnya Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama yang diperingati setiap 24 Februari

photo author
Asep Budi Karyana, Media Priangan
- Senin, 20 Februari 2023 | 21:01 WIB
Logo Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) (Foto: Doc. IPNU)
Logo Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) (Foto: Doc. IPNU)

Organisasi tersebut masing-masing bersifat kedaerahan, dan tidak mengenal satu sama yang lain. Meskipun berbeda nama dan bersifat masing-masing, tetapi aktifitas dan haluannya sama, yaitu melaksanakan faham atau ajaran islam Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Aswaja).

Baca Juga: Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Seleksi Petugas Haji

Dari situlah munculnya gagasan untuk menyatukan organisasi-organisasi tersebut kedalam satu wadah, yaitu Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).

Adapun gagasan tersebut diusulkan dalam muktamar Ma’arif yang digelar pada 24 Februari 1954 di Semarang, yang dipelopori para pelajar dari Yogyakarta, Surakarta, dan Semarang yang diwakili oleh Sofwan Cholil Mustahal, Abdul Ghoni, Farida Ahmad, Maskup dan M. Tolchah Mansyur.

Dengan suara bulat dan mufakat, maka lahirlah suatu organisasi yang bernama Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan menetapkan Tolhah Mansur ketua umum pertama pimpinan pusat IPNU. Maka sejak itulah 27 Februari ditetapkan sebagai hari lahir IPNU.

Baca Juga: Kiprah Fatayat NU Kota Tasikmalaya Saatnya Rangkul Berbagai Kalangan

Selang satu tahun dari berdirinya IPNU, tepatnya pada 2 Maret 1955, didirikan juga Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Malang, Jawa Timur.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Asep Budi Karyana

Sumber: Beragam Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X