Soroti Dana Triliunan, Inilah 3 Permintaan Anggaran Natalius Pigai Demi Wujudkan Penguatan Program HAM di Indonesia

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 2 November 2024 | 08:01 WIB
Menyoroti deretan permintaan anggaran triliunan dari Menteri HAM Natalius Natalius Pigai. Berikut ini ulasan selengkapnya.   (Instagram.com/@natalius_pigai)
Menyoroti deretan permintaan anggaran triliunan dari Menteri HAM Natalius Natalius Pigai. Berikut ini ulasan selengkapnya. (Instagram.com/@natalius_pigai)

 

Mediapriangan.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Indonesia, Natalius Pigai, kembali mengusulkan anggaran triliunan untuk mendukung berbagai program di kementeriannya.

Melalui rapat kerja dengan Komisi XIII DPR RI pada Kamis, 31 Oktober 2024, Natalius Pigai memaparkan alokasi dana yang diperlukan untuk gaji dan tunjangan pegawai, struktur organisasi baru, serta pengembangan program HAM di tingkat desa.

Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menyebutkan bahwa permintaan anggaran ini menjadi bagian dari upaya Natalius Pigai untuk membangun citra HAM di Indonesia.

Baca Juga: Dulu Anak Petani, Kisah Inspiratif Jack Ye Pemilik Miniso dengan Kekayaan Rp40 Triliun dan 5.000 Gerai di 100 Negara

Menurut Willy, keinginan Pigai perlu diteliti lebih lanjut untuk memahami perincian kebutuhan yang diajukan, terutama dalam kaitannya dengan visi HAM yang dicanangkan oleh pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Berikut tiga prioritas utama dalam anggaran triliunan yang diajukan oleh Natalius Pigai:

1. Rp1 Triliun untuk Penambahan Pegawai Kementerian HAM

Pigai menyampaikan bahwa kementeriannya memerlukan anggaran Rp1 triliun hanya untuk gaji dan tunjangan para pegawai.

Baca Juga: Imbas Pernyataan Sensitif, CEO Pat Gelsinger Hadapi Penurunan Margin Keuntungan Setelah Diskon Pasokan Chip TSMC Hilang

Dia menyebutkan kebutuhan untuk memperluas jumlah staf menjadi 2.544 orang dari 378 orang sebelumnya, guna memperkuat implementasi HAM di seluruh Indonesia.

Menurutnya, struktur organisasi yang baru juga membutuhkan 762 pegawai di kantor pusat, termasuk posisi strategis seperti wakil menteri, sekretaris jenderal, hingga direktur jenderal instrumen HAM dan pelayanan kepatuhan HAM.

"Kebutuhan pegawai dan tunjangan ini mencapai lebih dari Rp1 triliun. Kami harap anggaran ini dapat mendukung pekerjaan kementerian," ungkap Pigai dalam rapat tersebut.

Baca Juga: Selesai Pembekalan, Ini Deretan Menteri Baru Kabinet Merah Putih Prabowo yang Masih Belum Punya Kantor dan Anggaran

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X