Perkembangan Imlek di Masa Dinasti Han hingga Kini
Pada era Dinasti Han (202 SM–220 M), Imlek mulai diatur berdasarkan kalender lunar Tiongkok dan dikenal sebagai Festival Musim Semi.
Tradisi membakar bambu untuk menghasilkan suara keras menjadi salah satu kegiatan khas pada masa itu.
Ritual Imlek pun mulai berkembang, termasuk membersihkan rumah, makan bersama, hingga acara hiburan, terutama saat memasuki masa Dinasti Wei dan Jin (220–420 M).
Perayaan Imlek semakin meriah pada masa Dinasti Tang hingga Qing, didukung oleh kemakmuran ekonomi.
Selain ritual keagamaan, masyarakat mulai menggelar perayaan seperti pameran lampion, pertunjukan seni, hingga kunjungan ke sanak saudara.
Tradisi ini terus berlanjut hingga era modern dengan penyesuaian sesuai zaman.
Saat ini, Imlek identik dengan dekorasi khas berwarna merah, seperti lentera dan amplop merah (angpao), serta kegiatan sosial yang lebih beragam.
Perayaan Imlek di Indonesia
Menariknya, istilah "Imlek" hanya digunakan di Indonesia.
Di negara asalnya, China, perayaan ini dikenal sebagai Sin Cia atau Tahun Baru Lunar.
Nama "Imlek" berasal dari dialek Hokkien, yang berarti "kalender bulan" (im berarti bulan, lek berarti penanggalan).
Artikel Terkait
China Rayakan Libur Panjang Imlek 2025, 9 Miliar Perjalanan, Film Xiao Zhan Laris, dan Indonesia Jadi Destinasi Favorit
Xiao Zhan Bikin Kejutan! Film Baru 'The Legend of the Condor Heroes The Gallants' Laris Manis Untuk Libur Imlek China
4 Pesan Shin Tae-yong Sebelum Pulang ke Korea Selatan, Salah Satunya Bikin Pemain Timnas Indonesia Jangan Baper
Shin Tae-yong Diisukan Bakal Jadi Dirtek Timnas Indonesia, STY Angkat Bicara Sebelum Pulang ke Korea Selatan!
Hi Pass Taklukkan IBK Altos 3-0, Loncat ke Peringkat 5, Geser AI Peppers di Klasemen Liga Voli Korea 2024-2025
Persaingan Liga Voli Korea 2024-2025 Memanas! Akhir Putaran Ke-4 Jadi Penentu Tren Menuju Putaran Ke-5, Yuk Simak!