FLPP Melejit 1.100 Persen di Era Prabowo, Kuota Rumah Subsidi Naik Jadi 350 Ribu Unit, Terbesar Sepanjang Sejarah!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 23 Mei 2025 | 06:43 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, menaikkan target kuota penyaluran FLPP ke 350.000 unit rumah di 2025.   (Dok. Sekretariat Presiden)
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, menaikkan target kuota penyaluran FLPP ke 350.000 unit rumah di 2025. (Dok. Sekretariat Presiden)

Mediapriangan.com - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memulai tahun 2025 dengan gebrakan besar di sektor perumahan nasional.

Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencatat lonjakan luar biasa, dengan penyaluran mencapai 53.874 unit rumah subsidi hanya dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Capaian ini menjadi rekor tertinggi sejak program FLPP diluncurkan, sekaligus mencerminkan lonjakan hingga 1.100 persen dibanding periode yang sama tahun 2024, yang hanya menyentuh angka 4.229 unit.

Baca Juga: Heboh! Aplikasi Peduli Lindungi Diduga Disusupi Judol, Komdigi Langsung Ambil Tindakan Tegas dengan Pemblokiran

Merespons pencapaian tersebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, langsung mengumumkan kenaikan target kuota FLPP nasional menjadi 350.000 unit rumah subsidi sepanjang tahun 2025.

“Ini bukan hanya angka, tapi bukti nyata bahwa Indonesia melaju pesat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Kami menetapkan target ambisius ini sebagai bagian dari visi besar 3 juta rumah,” ujar Maruarar saat berkunjung ke kantor BP Tapera di Jakarta, Selasa, 20 Mei 2025.

Maruarar mengapresiasi seluruh jajaran BP Tapera yang dianggap berperan penting dalam mendorong realisasi cepat program FLPP.

Baca Juga: Waspadai Risiko Keracunan, DPR Minta BGN dan BPOM Tetapkan Standar Aman Tempat Makan MBG & Dukung Produk Lokal

Ia juga menegaskan bahwa lonjakan signifikan ini adalah jawaban atas keraguan terhadap prospek Indonesia.

“Jika ada yang menyebut masa depan bangsa ini suram, maka lihatlah data ini. Industri perumahan kita tumbuh luar biasa hanya dalam 3 bulan. Ini bukan sekadar janji, tapi kerja nyata,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan ini juga tak lepas dari dukungan lintas sektor, termasuk DPR, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, BUMN, hingga para pengembang dan perbankan nasional.

Baca Juga: Ramai Food Tray MBG Impor dari China, DPR dan Luhut Desak BGN Berdayakan Produk Lokal untuk Dukung UMKM dan Kesehatan

Sebagai informasi, FLPP adalah program bantuan pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Melalui skema subsidi bunga, FLPP memungkinkan cicilan rumah pertama menjadi lebih terjangkau dan merata ke seluruh pelosok Tanah Air.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X