Tahun ini, total ada delapan syarikah yang melayani jemaah haji asal Indonesia, yakni Al Bait Guests, Rakeen Mashariq, Sana Mashariq, Rehlat & Manafea, Al Rifadah, Rawaf Mina, MCDC, dan Rifad. Setiap syarikah menangani antara 11.000 hingga 36.000 jemaah.
Namun, tantangan besar juga menanti di Arafah. Berdasarkan prediksi cuaca, suhu di wilayah tersebut dapat mencapai 50 derajat Celcius saat puncak haji berlangsung.
Sebagai langkah antisipatif, Kemenag telah mengeluarkan imbauan kepada jemaah untuk tetap berada di dalam tenda Arafah dan Mina antara pukul 10.00 hingga 16.00 waktu Arab Saudi.
Langkah ini diambil guna menghindari risiko kesehatan akibat cuaca ekstrem dan memastikan para jemaah tetap dalam kondisi prima saat menjalankan ibadah haji di puncaknya.***
Artikel Terkait
Syarikah Berlomba Ciptakan Tenda Nyaman untuk Jemaah Haji Indonesia, Dirjen PHU Sebut Cuaca Armuzna Sangat Panas
Bahan dari Cirebon, Konsep Tenda di Arafah dan Mina Dirancang Santai Bernuansa Indonesia Sambut Jemaah Calon Haji
Visa Haji Furoda Belum Terbit Jelang Keberangkatan, Timwas DPR Peringatkan Travel Tak Beri Harapan Palsu
Kuota Haji Indonesia 2025 Capai 221 Ribu, Kemenag Sudah Proses 204.770 Visa Jemaah Reguler untuk Tanah Suci
Visa Haji 2025 Resmi Ditutup, Kemenag, 203.279 Visa Reguler Terbit, 41 Lainnya Gagal Diproses karena Waktu Habis
Visa Haji 2025 Resmi Ditutup, Kemenag sebut 203.279 Jemaah Siap Berangkat, 41 Visa Gagal karena Batas Waktu Habis