Jokowi Tanggapi Isu Pemakzulan Gibran, Sebut Pemilu Satu Paket, Tak Bisa Asal dan Harus Ikuti Mekanisme Ketatanegaraan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 16:53 WIB
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto (Kiri) bersama Wakilnya, Gibran Rakabuming Raka (kanan).  (Instagram/gibran_rakabuming)
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto (Kiri) bersama Wakilnya, Gibran Rakabuming Raka (kanan). (Instagram/gibran_rakabuming)

“Sistem ketatanegaraan kita memiliki mekanisme yang harus diikuti, bahwa pemakzulan itu (bisa terjadi) jika presiden atau wakil presiden misalnya melakukan perbuatan tercela,” kata Jokowi.

Sebagaimana diketahui, surat pemakzulan terhadap Gibran dilayangkan FPP TNI ke DPR, MPR, dan DPD dengan dasar berbagai pertimbangan hukum dan etika pasca Pilpres 2024.

Baca Juga: Bupati-Wabup Tasikmalaya 2025-2030 Sampaikan Visi Perdana, DPRD Siap Kawal Program Prioritas untuk Rakyat

Namun hingga saat ini, surat tersebut masih dalam tahap awal pembahasan dan belum masuk ke proses resmi.

Meski demikian, Jokowi melihat hal tersebut sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang wajar. Ia tidak menunjukkan kekhawatiran berlebihan, melainkan menekankan pentingnya mematuhi aturan yang berlaku.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X