Mediapriangan.com - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, tengah menuai sorotan publik setelah komentarnya mengenai tragedi nasional pada Mei 1998 memicu gelombang kritik.
Pernyataannya yang menyinggung isu sensitif tentang "pemerkosaan massal" dalam kerusuhan 13-14 Mei 1998 menuai reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk aktivis dan pemerhati sejarah.
Sejumlah tokoh menilai pernyataan Fadli Zon tidak akurat dan berpotensi menyakiti korban serta keluarga mereka. Mereka mendesaknya untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Menanggapi reaksi tersebut, Fadli Zon menyatakan bahwa kritik yang muncul menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap sejarah, khususnya fase penting dalam perjalanan reformasi Indonesia.
Menanggapi polemik yang berkembang, Kepala Kantor Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menyampaikan pandangannya dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin, 16 Juni 2025.
Hasan Nasbi menegaskan bahwa saat ini Kementerian Kebudayaan sedang dalam proses menyusun kembali catatan sejarah berdasarkan kajian para sejarawan.
“Dalam konteks hal yang sedang disusun oleh Kementerian Kebudayaan, mari kita sama-sama beri waktu para sejarawan untuk menuliskan,” kata Hasan.
Hasan Nasbi juga menambahkan, “Ini kan sekarang semua dalam proses dan dalam proses ini terlalu banyak spekulasi-spekulasi yang menyatakan ini tidak ada, ini ada, coba kita biarkan para sejarawan ini menuliskan ini, dan untuk nanti kita pantau.”
Hasan meyakini bahwa tim yang dilibatkan dalam penulisan ulang sejarah tersebut adalah para ahli yang kredibel di bidangnya.
Oleh karena itu, ia mengimbau agar masyarakat tidak terjebak pada opini liar atau narasi yang belum tentu benar yang ramai beredar di media sosial.
Artikel Terkait
Hasan Nasbi Sebut Dampak Perang Negara Lain Bisa Ganggu Indonesia: Kehidupan Kita dan Dunia Pasti Terganggu!
Hasan Nasbi Tegaskan Premanisme Berkedok Ormas Harus Ditindak, Istana Minta Publik Tak Tertipu Organisasi Abal-Abal
Fadli Zon Pastikan Chairlift di Borobudur Tak Langgar Aturan, Tegaskan Bukan Eskalator Apalagi Eskavator
Hasan Nasbi Tegaskan Isu Reshuffle Kabinet Hanya Presiden Prabowo yang Tahu dan Putuskan Bukan Tebakan Publik
Hasan Nasbi Jelaskan Pidato Prabowo Soal LSM Asing, Bukan Benci, Tapi Jangan Gadaikan Kepentingan Nasional
Hasan Nasbi, Sengketa 4 Pulau Aceh-Sumut Tak Sulit, Pemerintah Pusat yang Berwenang Ambil Keputusan